Berita

Dradjad Wibowo/Net

Politik

Dradjad Wibowo: Sumbangsih Usaha Mikro Kecil Tidak Cukup Besar Terhadap PDB

MINGGU, 19 JULI 2020 | 18:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia di tengah krisis akibat dari sentimen negatif pandemik Covid-19 saat ini, sangat tergantung pada konsumsi rumah tangga atau konsumsi domestik.

Hal itu dikatakan pakar ekonomi senior Dradjad Wibowo ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/7).

Dradjad mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tergantung dari konsumsi domestik. Namun, dia memastikan saat ini konsumsi domestik di Indonesia cenderung melemah.


"Sekarang kita lihat konsumsi rumah tangga ini cenderung drop karena pandemik, orang jadi khawatir untuk pergi ke mall, orang khawatir untuk kongkow-kongkow ngopi dan sebagainya," ujar Dradjad.

Dia mencontohkan sejumlah kegiatan ekonomi di kelas menengah ke bawah cenderung stabil. Namun, warung di pinggir jalan tidak memberikan dampak signifikan untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

"Memang kalau dilihat di jalan itu, masih banyak rakyat yang katakanlah di warung di pinggir jalan dan sebagainya, tapi ekonomi UMKM, seperti warung dan yang kecil-kecil ini peranannya terhadap PDB itu tidak besar, sangat kecil sekali," jelasnya.

Dradjad mengatakan sektor ekonomi kelas menengah seperti mall dan superstore ke atas justru merosot, padahal peranan sangat tinggi untuk pertumbuhan ekonomi tanah air.

"Justru yang besar peranannya itu, konsumsi rumah tangga kelas menengah dan atas. Nah ini, konsumsi rumah tangga atau domestik ini peranan terhadap pertumbuhan ini sangat drop. Jadi ini harus dijaga," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya