Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Akhirnya Percaya Tahayul

MINGGU, 19 JULI 2020 | 18:42 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KARENA terlanjur dididik untuk berpikir rasional maka saya tidak percaya tahayul. Rupanya ketidakpercayaan saya terhadap tahayul membuat geram teman saya yang percaya tahayul maka pada suatu hari mengundang saya menghadiri pertemuan orang-orang yang percaya jailangkung.

Demi tidak membuat teman saya makin geram, saya memenuhi undangan teman saya yang sangat percaya tahayul tersebut.

Jailangkung


Pertemuan orang-orang percaya jailangkung diselenggarakan di sebuah kelenteng yang tidak perlu saya sebut namanya dan di mana demi menghindari hal-hal kurang diinginkan.

Suasana pertemuan dengan jailangkung cukup menyeramkan seperti di film-film horror. Suara bacaan mantra diiringi kepulan asap dupa memenuhi sebuah ruang kecil, gelap dan pengap.

Namun saya tetap skeptis sebab benar-benar tidak percaya tahayul.

Kemudian sang pawang yang memegang jailangkung secara erat minta saya ikut memegang jailangkung agar saya percaya bahwa jailangkung bergerak bukan akibat digerakkan oleh sang pawang, namun karena benar-benar kerasukan arwah.

Arwah


Tak lama berselang jailangkung yang dipegang erat-erat oleh saya dan sang pawang mulai terasa makin berat bahkan kemudian bergoyang-goyang. Yakin bahwa yang menggoyang adalah sang pawang, maka saya makin pegang jailangkung erat-erat agar tidak bisa digerak-gerakan oleh sang pawang.

Maka sang pawang terpaksa bekerja lebih keras untuk menggerakkan sang jailangkung yang saya pegang erat-erat agar tidak bisa bergerak. Setelah susah-payah berupaya menggerakkan jailangkung, sambil menyeka keringat sang pawang bilang agar saya memanggil arwah sanak keluarga saya agar merasuk masuk ke jailangkung.

Saya minta sang pawang memanggil arwah paman saya, Anwar Suprana. Tak lama kemudian sang jailangkung mengangguk-anggukan kepalanya yang dibuat dengan batok kelapa diberi hiasan mulut, hidung dan mata.

Berarti arwah pamah saya sudah masuk ke dalam ragawi sang jailangkung! Sang pawang berbisik agar saya bertanya kepada sang jailangkung. Demi tidak merusak suasana, sambil merasa geli di dalam hati, saya bertanya “Apakah kamu arwah paman saya, Anwar Suprana?”.

Jailangkung kemudian bergerak atau digerakkan demi menulis dengan supidol yang diikat pada sebuah tongkat yang diikat di dada jailangkung di atas selembar karton putih “Ya”. Pertanyaan saya selanjutnya “Kapan dan di mana saya dilahirkan?”.

Jawaban jailangkung “ 27 Januari 1949 di Denpasar”.

Tepat dan Benar


Bulu roma saya mulai berdiri akibat jawaban itu tepat! Saya makin penasaran lanjut bertanya “Bagaimana hasil ujian saya?”. Jailangkung menjawab “Kamu pasti lulus asal rajin belajar”.

Maka saya bertanya lebih personal “Apa makanan kegemaran saya?” Dijawab jailangkung juga secara tepat dan benar “Sate Kambing”.

Saya makin penasaran maka  bertanya tentang apa warna favorit saya, apa lagu kesukaan, berapa ukuran sepatu saya, siapa nama ibu dan ayah saya dan berbagai hal bersifat pribadi yang ternyata semua dijawab secara tepat dan benar oleh sang jailangkung yang sudah berisi arwah paman saya tersebut.

Percaya


Akhirnya saya menyerah dan menyatakan bahwa kini saya percaya bahwa jailangkung memang mampu memanggil arwah.

Teman saya merasa puas maka sambil tersenyum lebar menepuk bahu sambil berkata “Nah, akhirnya kini kamu percaya tahayul!”.

Saya menganggukan kepala demi membenarkan bahwa saya kini percaya jailangkung berhasil memanggil arwah paman saya.

Dan diam-diam saya makin kagum karena pada saat itu sebenarnya paman saya masih dalam kondisi sehat-walafiat sambil segar-bugar karena sama sekali belum meninggalkan dunia fana ini.

Penulis adalah pembelajar fenomena supranatural

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya