Berita

Ilustrasi Hagia Sophia/Net

Jaya Suprana

Perubahan Fungsi Hagia Sofia

KAMIS, 16 JULI 2020 | 20:32 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASKAH “Kucuk Aya Sofia Jamii” (14 Juli 2020) memperoleh berbagai tanggapan dari berbagai tokoh. Antara lain tanggapan singkat namun padat-makna dari mahaguru pemikiran etika saya, Romo Franz Magnis Suseno: "Cukup tepat, pak Jaya!”

Tanto

Ada pula tanggapan dari budayawan serta komposer merangkap pegiat kesenian yang kini menjadi Presiden Lima Gunung dengan ibu kota Mendut, Sutanto dalam bahasa khas beliau yang bersuasana komposisi aleatorik plus kadang keliru nutul huruf sebagai berikut: “sbg pencinta istanbul..... hagia sofia di titik unik geo polrkaoadbud aeribu th sebelum masehi babilonia sampai detik ini.... mulai berharganya ya MUSEUM DUNIA..... bukan melulu turki.... universitas tua.... night bazar kuno.... laut hitam beku dan laut mediterania hangat..... setengah eropa dan asia...... kemal ataturk memang intelektual... saya kira hagia sofia erdogan tidak umur panjang... tanpa analisis Arab dapring pun.... celakanya senasib morsi mesir..... maag ejaan".


Bekto

Mantan Kapolda Papua dan Komisioner Kompolnas Irjen Drs Bekto Suprapto MSi memberikan masukan informasi menarik terkait kiblat sebagai berikut: “Gereja menjadi Masjid atau Masjid kemudian menjadi Gereja banyak terjadi di banyak negara yang berganti penguasanya maupun karena alasan tertentu. Bahkan ada Masjid yang dirobohkan dan dibangun di sebelahnya karena berbeda kiblat saya temukan di Marrakech Maroko yaitu Masjid Kutubiyya. Pondasi Masjid lama dengan kiblat Yerusalem masih ada dan sengaja dipertahankan sampai sekarang, di sebelahnya dibangun Masjid baru dengan kiblat Mekah. Masalah Hagia Sophia diributkan terkait pro dan kontra karena awalnya Gereja kemudian diubah menjadi Masjid, dijadikan Museum dan sekarang difungsikan sebagai Masjid lagi tetapi tidak ada penjelasan dengan masalah kiblat yang sangat penting bagi bangunan sebuah Masjid karena keyakinan agama”.

Indah

Berdasar berbagai masukan pandangan dan pendapat tentang polemik Hagia Sofia, saya sebagai pedamba kerukunan umat beragama, memberanikan diri untuk membayangkan betapa indahnya suasana perdamaian antarumat beragama hadir di Hagia Sofia apabila pemerintah Turki bersama umat Islam ikhlas memberikan kesempatan bagi umat Nasrani untuk pada hari Minggu menunaikan ibadah di Hagia Sofia yang semula didirikan oleh kaisar Justinian I sebagai katedral sebelum dialih-fungsikan sebagai masjid oleh sultan Mehmed II kemudian diubah menjadi museum oleh Mustafa Kemal Ataturk lalu diputuskan oleh Resep Tayyib Erdogan untuk menjadi masjid.

Mohon dimaafkan apabila pembayangan atas keindahan tersebut keliru.

Penulis Adalah Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya