Berita

Menhan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Menhan Urus Pangan, Emang Mentan Dimana?

SENIN, 13 JULI 2020 | 10:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penunjukan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto sebagai leading sector food estate oleh Presiden Joko Widodo masih terus menuai spekulasi di tengah masyarakat.

Tidak sedikit kalangan yang menyiratkan akan adanya pergeseran posisi Prabowo dari Menhan menjadi Menteri Pertanian (Mentan) pada reshuffle kabinet yang diwacanakan kepala negara.

Pengamat politik, Ujang Komarudin menilai, Ketua Umum Partai Gerindra itu cocok dan memiliki background yang sangat mumpuni pada sektor pertanian. Pasalnya, Prabowo pernah menjadi Ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia).


"Jadi kalau jadi Mentan cocok-cocok saja," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (13/7).

Selain itu, Ujang Komarudin menilai wajar apabila masyarakat banyak yang menghadang-gadang Prabowo akan digeser dari Menhan ke Mentan. Ini lantaran terkait penunjukan sebagai leading sector food estate beberapa waktu lalu.

"Jika masih jadi Menhan, lalu dapat penugasan khusus terkait food estate lumbung ketahanan pangan nasional, maka tupoksinya akan tumpang tindih," kata sebut dia.

"Karena Mentan kan memang urus soal pangan, Menhan urus pangan rakyat kan jadi lucu, tumpang tindih kewenenangan. Emang, enggak ada Mentan-nya? Sehingga urusan ketahanan pangan nasional diserahkan ke Menhan," ujar Ujang Komarudin menambahkan.

Meski begitu, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana keputusan Prabowo Subianto itu sendiri, apabila digeser jadi Mentan yang secara politik tidak lebih prestise ketimbang Menhan.

"Cuma persoalannya Prabowo-nya mau apa tidak. Karena jabatan Menhan lebih bergengsi dari Mentan. Menhan merupakan menteri triumvirat," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya