Berita

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan/Net

Politik

Lemkapi: Cepat Ungkap Kasus Denny Siregar Tandanya Polri Semakin Profesional

SABTU, 11 JULI 2020 | 21:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai kerja cepat Bareskrim Polri mengungkap pembobol data pribadi pegiat sosial Deny Siregar patut diapresiasi publik.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengatakan, sindiran Fadli Zon yang menyebutkan Polri mengungkap kasus ini diskriminatif dan sesuai selera pantas dikecam.

"Justru kita harus bangga melihat Polri semakin profesional. Polri cepat dalam merespon berbagai pengaduan masyarakat memang itulah harapan masyrakat kepada Polisi agar Promoter dalam bertugas, supaya semakin dipercaya masyarakat," kata Edi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/7).


Menurut mantan anggota Kompolnas ini, pembobolan data pribadi milik orang lain adalah pelanggaran hukum karena terindikasi melanggar UU ITE. Untuk itu, setiap orang yang melanggar hukum tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Jangan sampai Polri dituduh melakukan pembiaran terhadap warga negara yang dirugikan hak-haknya,” ujarnya.

Menurutnya, Polri tidak boleh diam dan harus bertindak cepat melihat ada masyrakat dirugikan. Jika polri diam, kata Edi, justru akan mendapat protes dari masyarakat.

Sambungnya, apa yang dilakukan oleh pelaku ilegal akses yaitu oknum karyawan outsourching Telkomsel memprihatinkan sekaligus membuat takut masyarakat.

“Tindakan oknum ini banyak dikecam masyarakat. Kita khawatir dengan kewenangan yang dimilikinya, oknum tersebut selama ini bebas mengambil data pribadi orang lain,” demikian Edy.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya