Berita

Petugas Paspamres mengisi bensin ke mobil dinas Wakil Presiden MAruf Amin/Net

Politik

Mobil Dinas Wapres Kehabisan Bensin, Benny Harman: Selamat Datang Di Negeri Ci Luk Ba

SABTU, 11 JULI 2020 | 15:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jagad media sosial dihebohkan dengan viralnya video mobil yang ditumpangi Wakil Presiden Maruf Amin mogok kehabisan bahan bakar alias bensin.

Anggota Komisi III DPR, Benny Kabur Harman ikut mengomentari viralnya video mobil dinas dengan plat RI 2 tengah diisi bensin eceran menggunakan derigen di pinggir jalan.

"Negeri penuh sandiwara. Dari babak pertama sampai babak akhir senang nontonnya," sindir politisi Demokrat itu melalui akun Twitter @BennyHarmanID, Sabtu (11/7).


Sandiwara dari akhir hingga saat ini yang ditunjukan oleh pemerintahan Jokowi-Maruf, kata Benny, menarik ditonton lantaran diselingi dengan permaikan Ci Luk Ba.

"Diselingi dengan permainan Ci Luk Ba Mr Masiku dan Joko Tjandra lalu tragedi Jiwasraya. Ada juga hiburanya, pembobol Bank BNI dibawa pulang, plus hartanya. Apa endingnya, mari kita ikuti. Ci Luk Ba!" sindirnya.

Cuitan Benny yang mengomentari viralnya video itu ikut ditanggapi netizen. Seperti akun @prestaekuceng memiliki pendapat mogoknya mobil wakil presiden adalah sinyal akan langkanya BBM.

"Apakah itu sinyal bahwa BBM akan langka atau keadaan duit negara sudah semakin kritis, mobil plesiden saja kehabisan BBM," ujar dia.

"Management yang amburadul..bahkan hal kecilpun nggak terkontrol...hmmmm," timpal akun @mufimizan76.

Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Mohamad Oemar memberikan klarifikasi atas beredarnya video mobil VVIP berpelat nomor RI 2 sedang mengisi bensin dari jeriken di pinggir jalan tersebut.

Menurut Oemar, rekaman peristiwa itu terjadi saat rombongan Wakil Presiden RI, Maruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat pada 8 Juli 2020.

"Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM-nya berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi rombongan wakil presiden," ujar Oemar dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya