Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat merilis penangkapan Maria Pauline Lumowa/RMOL
Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo saat merilis penangkapan Maria Pauline Lumowa/RMOL
Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pihaknya mengajukan sidang in absentia ketika Maria dalam pelarian ke Belanda usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pembobolan kas Bank BNI melalui Letter of Credit (L/C) fiktif senilai Rp 1,2 triliun.
“Karena (Maria Pauline) berada di sana (Belanda) dan (Indonesia) tidak ada perizinan ekstradisi dengan Belanda, kami mencoba upaya hukum lain dengan mengajukan sidang in absentia. Namun tersangka tetap harus dihadirkan,†kata Sigit kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (10/7).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27