Berita

Menko polhukam Mahfud MD rilis Maria Pauline di Bandara Soekarno Hatta/Ist

Politik

Mahfud MD: Maria Pauline Bisa Lepas Lagi Bila Kesepakatan Telat Satu Minggu

KAMIS, 09 JULI 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tersangka kasus pembobolan Bank BNI senilai 1,7 triliun, Maria Pauline bisa saja kembali lepas bila kesepakatan ekstradisi dengan pemerintah Serbia telat satu minggu.

“Bayangkan kalau lewat kira-kira seminggu dari sekarang, kemungkinan akan lolos lagi, karena pada tanggal 17 Juli 2020 yang akan datang masa penahanan di Serbia akan habis dan harus dilepas kalau tidak segera terjadi kesepakatan penyerahan ini,” kata Menko Polhukam, Mahfud MD di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7).

Mahfud MD menyebut, penyelesaian ekstradisi buronan hampir 17 tahun itu dilakukan dengan Mutual Legal Assistance (MLA) antara Indonesia-Serbia.


Maria Pauline sebetulnya telah ditangkap oleh Interpol Serbia pada 16 Juli 2019. Pemerintah melalui melalui Dirjen AHU Kemenkumham kemudian melayangkan surat permohonan ekstradisi kepada pemerintah Serbia pada 31 Juli dan 3 September 2019.

Atas nama pemerintah Indonesia, Mahfud menyampaikan terima kasih kepada Serbia. Mahfud pun telah berbica langsung kepada Maria untuk menjamin proses penegakan hukum secara profesional.

“Saya katakan hukum akan memperlakukan dia dengan baik, akan memperhatikan hak-hak asasinya, bantuan hukum tetap harus diberikan. Boleh menunjuk pengacaranya sendiri dan ibu Pauline tadi sudah mengatakan punya kuasa hukum dari Kedubes karena beliau sekarang menjadi warga Belanda,” pungkas Mahfud.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya