Berita

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly/Net

Politik

Demi Datangkan Maria Pauline, Menkumham Lobi Pejabat Tinggi Hingga Presiden Serbia

KAMIS, 09 JULI 2020 | 14:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Maria Pauline Lumowa, tersangka pembobol Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun akhirnya diseret masuk ke Indonesia setelah buron hampir selama 17 tahun.

Maria yang diketahui telah menjadi Warga Negara Belanda itu ditangkap di Boegard ibukota Serbia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyebut Maria sebetulnya telah ditangkap dan ditahan di Serbia sejak 16 Juli 2019.


“Pasca tertangkap, setelah pemberitahuan Interpol Serbia, Dirjen AHU Kemenkumham langsung kirimkan surat permintaan ekstradisi Juli 2019 jadi tertangkap 16 juli lalu kita tindak lanjuti 31 Juli kemudian kita susul 3 September 2019 yaitu pemrintaan surat (ekstradisi),” papar Yasonna di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7).

Yasonna menjelaskan bahwa proses ini sangat rumit lantaran Indonesia dan Serbia tidak memiliki perjanjian ekstradisi.

Dia mengklaim sempat lobi atau melakukan pendekatan tingkat tinggi dengan menemui Menteri Kehakiman, Menteri Luar Negeri, pejabat tinggi Pengadilan Serbia, hingga puncaknya politisi PDIP itu mengaku menghadap langsung Presiden Serbia Aleksandar Vucic.

“Walau tidak punya perjanjian ekstradisi dengan Serbia tapi dengan hubungan baik, dengan pendekatan diplomasi high level akhirnya kita bisa bawa beliau (Maria Pauline) kemari dapat dengan sukses kita bawa kemari,” pungkas Yasonna. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya