Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat keluar lewat pintu belakang Gedung KPK/RMOL

Politik

Sebagai Pejabat Negara, Erick Thohir Harusnya Datang Ke KPK Lewat Pintu Depan

RABU, 08 JULI 2020 | 19:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri BUMN Erick Thohir bersama 2 Wakil Menteri dan Sekretarisnya mendatangi gedung Merah Putih pada Rabu (8/7).  

Tidak seperti tamu pada umumnya, usai menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) Erick kedapatan keluar dari pintu belakang gedung lembaga anti rasuah itu.

Saat ditanya awak media, Erick mengaku berdiskusi soal dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terkait dengan BUMN.


Pakar hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad turut angkat bicara terkait tindakan Erick yang datang dan pergi dari Gedung KPK melalui pintu belakang.

Suparji mengatakan, sebagai pejabat publik Erick yang ingin bertemu KPK, seharusnya dari pintu depan. Menurut Suparji, kedatangan lewat pintu depan akan mencegah terjadinya spekulasi publik.

"Semestinya kalo tidak ada yang menghambat lewat depan, daripada menimbulkan spekulasi masuknya lewat depan saja, ketimbang memunculkan berbagai tafsir," demikian kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/7).

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango menyatakan bahwa kedatangan Erick Thohir hanya untuk menyampaikan ruang potensi terjadinya korupsi.

Meski demikian, Erick tidak memberikan informasi terkait dengan temuan 53 kasus dugaan korupsi di BUMN yang sempat disampaikan ke publik beberapa waktu lalu.

"Jangankan 53, 1 aja belum ada yang disebutkan secara konkret kasusnya," demikian kata Nawawi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya