Berita

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menolak usulan KAI mencabut SIKM untuk perjalanan Jakarta-Bandung/RMOL

Politik

KAI Usulkan SIKM Perjalanan Jakarta-Bandung Dicabut, Fraksi PDIP DKI: Jangan Korbankan Jutaan Warga Ibukota

RABU, 08 JULI 2020 | 18:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hingga saat ini, kebijakan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi masyarakat yang ingin bepergian dari dan menuju Jakarta tetap diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kendati begitu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, meminta agar persyaratan SIKM, khususnya perjalanan Jakarta-Bandung, dicabut. Hal ini tak lepas dari bakal kembali dibukanya Kereta Argo Parahyangan yang melayani rute Jakarta-Bandung pp.

"Kami diinstruksikan Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) untuk menjalankan KA Argo Parahyangan dari Bandung. Kalau itu kami operasikan dengan SIKM, akan sulit bagi kami," ujar Didiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X pada Selasa (7/7).


Menanggapi usulan tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, usulan itu masih sulit diterima. Mengingat saat ini kondisi Jakarta belum sepenuhnya terbebas dari virus corona Baru alias Covid-19.

"Jakarta kan masih tinggi (kasusnya). Karena posisi tinggi kan kita mesti protect. Salah satun caranyaya kan SIKM," ujar Gembong Warsono saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7).

Gembong menegaskan, justru ketika SIKM dicabut atau dilonggarkan maka yang dikhawatirkan adalah berbahaya untuk Ibukota.

"Jadi mesti kita sadar betul kondisi kita masih tinggi. Kalau kita buka, bahaya juga. Kasihan warga kita. Jangan karena satu dan lain hal, mengorbankan sekian juta warga Jakarta," tegasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya