Berita

Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang/Net

Politik

Berkarya: Putusan MA Pelajaran Untuk 2024, Kita Enggak Mau Lihat Ke Belakang

RABU, 08 JULI 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan Rachmawati cs dinilai tak akan berpengaruh pada hasil Pemilihan Presiden 2019 yang memenangkan pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden.

Bagi Partai Berkarya sebagai pendukung Prabowo-Sandi saat Pilpres 2019, putusan tersebut lebih kepada pembelajaran untuk pemilu berikutnya agar tak berakhir sengketa.

“Saya kira tidak ada pengaruhnya. Tapi jadi pembelajaran saja untuk Pemliu berikutnya. Toh sudah ditetapkan presidennya hasil Pemilu 2019,” kata Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/7).


Badar berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 lebih baik dari tahun 2019. Berkarya, kata dia, ingin fokus kedepan dan tak mau melihat ke belakang, termasuk mempersoalkan keputusan Mahkamah Agung tersebut.

MA mengabulkan permohonan uji materi Pasal 3 Ayat (7) PKPU No 5/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

Gugatan ini diajukan oleh pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, dan beberapa pengugat lainnya.

Dalam putusan Nomor 44 P/PHUM/2019 tersebut dan diunggah pada 3 Juli 2020 lalu, MA menyatakan Pasal 3 ayat 7 PKPU 5/2019 bertentangan dengan UU No 7/2017 tentang Pemilu khususnya dalam Pasal 416 ayat 1.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya