Berita

Patogen virus yang dapat menjangkiti manusia/Net

Kesehatan

Peneliti Oxford: Pandemik Covid-19 Akan Berlalu Dengan Sendirinya Tanpa Perlu Vaksin

SELASA, 07 JULI 2020 | 14:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seluruh dunia tengah berharap munculnya vaksin untuk Covid-19. Para ahli tetap berusaha menciptakan vaksin itu untuk menghentikan penyebaran virus yang telah memakan banyak korban.

Sebanrnya, beberapa vaksin sudah dikembangkan dan diuji, sejauh ini hasilnya dianggap aman dan efektif. Sayangnya, penyebaran dan ketersediaan vaksin untuk publik membutuhkan waktu lebih lama. Para ahli membutuhkan uji klinis, menguji kemungkinan efek samping, biaya dan produksi. Hal-hal itu menjadi faktor lamanya perjalanan penemuan vaksin untuk masyarakat umum.

Pernah terdengar teori yang menyebutkan bahwa sebenarnya virus corona tidak akan benar-benar lenyap dan akan menjelma menjadi virus pada umumnya seperti penyakit lain yang akan timbul saat seseorang tidak benar-benar menjaga kesehatannya, seperti flu, batu, atau typus.


Peneliti di Oxford pun berpendapat hal yang hampir sama, bahwa pandemik Covid-19 tidak akan benar-benar hilang tetapi ia memang akan berlalu dengan sendirinya tanpa butuh vaksin.

Profesor Sunetra Gupta, peneliti di Oxford University, beranggapan bahwa meski banyak studi dilakukan, seiring waktu Covid-19 mungkin akan menjadi sekadar penyakit lainnya seperti flu, dan kita tidak akan butuh sesuatu yang khusus untuk hal yang sama.

Gupta mengatakan bahwa Covid-19 hanya akan berbahaya pada mereka yang masuk ke dalam kategori berisiko tinggi. Sedangkan mereka yang sehat bisa sembuh dengan cepat.

"Pada orang yang normal, sehat, yang bukan lansia atau lemah atau tidak punya komorbiditas, virus ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan lebih dari kita khawatir terhadap flu," terangnya, dikutip dari laman Times of India, Selasa (7/7).

Ia menegaskan, vaksin -jika kelak ditemukan- mestinya hanya diperuntukkan bagi orang yang imunitasnya rendah atau mereka yang ada dalam kelompok rentan.

Ia beranggapan, menemukan vaksin virus corona lebih mudah daripada vaksin influenza, sebab influenza lebih fatal bagi populasi manusia.

"Semoga angka kematiannya lebih rendah dari influenza. Saya rasa itu cukup mudah untuk membuat vaksin untuk virus corona. Sebelum akhir musim panas, kita harus sudah punya bukti kalau vaksinnya berhasil," katanya.

Dia menambahkan, meski pembatasan wilayah di seluruh dunia bisa membantu menghadang penyebaran virus hingga batas tertentu, tapi kebijakan itu bukanlah solusi permain non-farmasi untuk melawan pandemi.

Pernyataan profesor itu mungkin sejalan dengan apa yang WHO sebutkan sebulan lalu. Meski WHO sudah mengakui pembangunan yang cepat di garda depan dunia, seorang pejabat WHO dari kesehatan tubuh pernah mengatakan bahwa vaksin yang siap untuk diberikan ke publik mungkin memakan waktu 4-5 tahun.

Pejabat itu juga mengatakan adalah salah jika bergantung pada vaksin saja. Langkah lainnya harus dilakukan juga.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya