Berita

Pertemuan antara Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Pertemuan Prabowo-Airlangga: Menjaga Stabilitas Politik Lewat Silaturahmi, Ujungnya Pemerintah Solid

SENIN, 06 JULI 2020 | 20:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menjaga stabilitas politik di tengah pandemik Covid-19 penting dilakukan semua pihak.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam memaknai pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Senin (6/7).

“Tentunya dalam situasi pandemik Covid-19 menjadi penting menjaga stabilitas politik. Stabilitas politik akan semakin baik dengan silaturahmi sehingga tentu ini akan mempersolid pemerintah,” kata Airlangga usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.


Di lain hal, Airlangga menjelaskan, kunjunganya ini merupakan balasan usai Menteri Pertahanan itu mampir ke kantor Golkar beberapa waktu yang lalu. Ada beberapa hal yang dibahas, mulai dari isu-isu strategis termasuk geopolitik, hingga kemungkinan koalisi dalam Pilkada yang akan digelar serentak Desember 2020.

Arilangga mengungkap, meski terdapat perbedaan di beberap daerah antara Golkar dengan Gerindra, hal tersebut dinilai wajar.

“Tadi menggarisbawahi apa yang disampaikan Bapak Prabowo, bahwa perbedaan dalam Pilkada itu sesuatu yang normal dan wajar-wajar saja. Kita sepakat mendukung dan menjaga persahabatan, menjaga NKRI, dan kita berjuang untuk kemajuan Indonesia,” pungkas Airlangga.

Dalam pertemuan itu, Airlangga Hartarto turut didampingi oleh Aziz Syamsuddin, Kahar Muzakar, Mutya Hafidz dan Nurul Arifin. Semantara Prabowo ditemani oleh Sufmi Dasco, Waketum Gerindra Sugiono dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Pertemuan berlangsung cukup lama, sekitar 1,5 jam dimulai pukul 16.45 hingga pukul 18.10 malam hari.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya