Berita

Menteri Sosial, Juliari P Batubara, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Pasung, Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Sabtu (4/7)/Istimewa

Politik

Masuki New Normal, Kemensos Pangkas Bansos Tunai Jadi Rp 300 Ribu

MINGGU, 05 JULI 2020 | 04:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah bantuan Sosial Tunai yang dikucurkan Kementerian Sosial akan berkurang hingga separuh dari jumlah sebelumnya. Hal ini jadi kebijakan yang diambil Kemensos karena Indonesia yang mulai memasuki masa New Normal pada periode Juli hingga Desember 2020.

Informasi penurunan BST itu terungkap saat Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Pasung, Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Sabtu (4/7).

Saat memberi keterangan kepada wartawan, Mensos Juliari menyebut untuk bulan Juni setiap kepala keluarga masih menerima bantuan (BST) sebesar Rp 600 ribu. Dan mulai Juli, akan menjadi sebesar Rp 300 ribu per keluarga.


“(Penurunan nilai ini) mengingat sekarang sudah masuk New Normal dan aktivitas ekonomi sudah mulai kembali bergerak,” ucap Juliari.

Saat ini, lanjut Juliari, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program untuk pemulihan ekonomi. Selain itu program pemulihan ekonomi yang lain juga mulai digelontorkan Kemenko Perekonomian dan Kementerian UMKM.

“Saya rasa, itu bisa menjadi tambahan program bantuan sosial sampai Desember mendatang,” ungkapnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara terkait mekanisme serta sasaran penerima bantuan (BST) ini, Juliari menyerahkan sepenuhnya soal pendataan keluarga penerima manfaat kepada pemerintah daerah.

“Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah di Indonesia yang dimonitor karena jumlah penduduknya yang sangat banyak. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya