Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Rekomendasi PDIP Untuk Calon Walikota Surabaya Dipastikan Belum Turun

MINGGU, 05 JULI 2020 | 03:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Beredarnya kabar soal turunnya rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk Calon Walikota (Cawali) di sejumlah grup WhatApps, menghebohkan dunia perpolitikan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya.

Kabar yang bermula dari sebuah surat kabar tersebut, menyebutkan per 1 Juli 2020, rekomendasi DPP PDIP sudah diberikan ke salah satu bakal Cawali, Whisnu Sakti Buana, yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Surabaya.

Dalam surat kabar tersebut, terlihat Whisnu bersujud di ruang kerjanya, karena sudah mendapat kabar bahwa dirinya telah memperoleh rekomendasi partai untuk bertarung di Pilkada Surabaya, Desember 2020 mendatang.


Akan tetapi, kabar soal turunnya rekomendasi DPP PDIP ke Whisnu Sakti Buana ini, belum diketahui oleh Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

“Tanya Deni Wicaksono saja, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Bidang Pemenangan Pemilu,” kata Adi dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (4/7).

Namun, saat dikonfirmasi, Deni Wicaksono juga mengaku belum mengetahui secara resmi soal rekomendasi DPP PDIP itu.

“Belum. Iya... tapi sampai hari ini kita (DPD) belum menerima informasi resmi terkait turunnya rekom untuk Kota Surabaya,” tegasnya.
.
Toh ketika ditanya soal mundurnya salah satu bakal calon Wakil Wali Kota, Armuji, kader PDIP Jawa Timur ini tak menampik.

“Infonya seperti itu,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya