Berita

Wagub DKI Ahmad Riza Patria/Repro

Nusantara

Gencar Lakukan Tracing, Di Jakarta Sudah 245 Ribu Orang Jalani Tes PCR

SABTU, 04 JULI 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggencarkan test polymerase chain reaction (PCR) terhadap masyarakat guna mengetahui jumlah pasti orang yang terinfeksi virus corona baru (Covid-19).

“Kita tidak takut naiknya kurva, justru kita takut banyaknya penularan, kalau kurva naik itu artinya kita cepat melakukan testing dan dilanjutkan dengan tracing. Justru kalau kurvanya turun bisa jadi karena minimnya test,” kata Riza dalam diskusi virtual Smart FM bertajuk “Jelang Usai PSBB Transisi” Sabtu (4/7).

Selain Ahmad Riza Patria, diskusi yang dipandu oleh Ichan Loulembah itu juga menghadirkan Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari Soebekty, Epidomolgi UI Pandu Riono dan Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari.


Riza melanjutkan, dengan begitu, Pemprov DKI bisa cepat melakukan penanganan terhadap mereka yang dipastikan terinfeksi Covid-19.

Bahkan, Riza mengatakan, Pemprov tidak hanya menyasar ke permukiman-permukiman penduduk melainkan juga ke pasar-pasar yang ada di wilayah DKI Jakarta.

“Kemudian kita kejar lagi di transportasi publik, jadi kami gencar untuk melakukan testing, dan kita sudah memenuhi standart WHO 10.000 per hari untuk melakukan test, Jakarta sudah lebih dari 245 ribu testing PCR swab,” papar Riza.

Sehingga, Riza mengakui bahwa peningkatan kurva di DKI Jakarta lantaran disebabkan masifnya pelaksanaan pengetesan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang dilihat dari situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Corona.jakarta.go.id, per tanggal 4 Juli 2020, sebanyak 11.824 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 7.109 orang dinyatakan sembuh, 736 orang masih dirawat, 648 dinyatakan meninggal dan 3.331 orang masih dilakukan isolasi mandiri.

Sementara, untuk tes PCR, sudah dilakukan terhadap 158.543 orang dimana itu masuk dalam 11.824 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian hingga hari ini sebanyak 323.988 spesimen telah diperiksa dan hasilnya 24.845 positif, 299.143 hasilnya negatif.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya