Berita

Bendera PKS/Net

Politik

PKS: Silakan Reshuffle, Kami Tetap Oposisi!

SABTU, 04 JULI 2020 | 13:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempersilakan Presiden Joko Widodo jika ingin melakukan reshuffle kabinet. Pasalnya, itu merupakan hak prerogatif seorang Presiden sebagai kepala negara.

Namun, PKS tetap pada pendirian awal, yaitu mengambil posisi untuk berada di luar pemerintahan alias oposisi.

Demikian ditegaskan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera saat menjadi pembicara diskusi daring Trijaya FM bertajuk "Menanti Perombakan Kabinet", Jakarta, Sabtu (4/7).


"Pak Jokowi mau reshuffle monggo, kita serahkan kepada Pak Jokowi. PKS oposisi, kita akan awasi biar publik mendapatkan haknya. PKS insyaAllah konsisten oposisi," ujar Mardani Ali Sera.

Menurut anggota Komisi II DPR ini, pihaknya tetap beharap yang terbaik bagi pemerintah dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Apalagi di tengah kondisi pandemik Covid-19 saat ini.

Karena itu, PKS menilai wajar jika Presiden Jokowi marah-marah dan geram melihat kinerja para pembantu di kabinet.

Hanya saja, menurut Mardani Ali Sera, kemarahan Jokowi itu sekaligus memarahi dirinya sendiri.

"Wajar juga Pak Jokowi marah. Tapi sebetulnya yang bikin Pak Jokowi marah Pak Jokowi sendiri," tandasnya.

Selain Mardani Ali Sera, turut hadir menjadi narasumber; politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu; politisi Golkar, Ahmad Doli Kurnia; politisi PKB, Maman Imanulhaq; peneliti Indef, Bhima Yudhistira; dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya