Berita

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari/RMOL

Politik

Kemarahan Jokowi Pintu Masuk PAN Gabung Kabinet

JUMAT, 03 JULI 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo melontarkan isu reshuffle. Kalau Jokowi sapaan akrab kepala negara, melakukan perombakan kabinet dari unsur partai politik, kemungkinan besar penggantinya juga dari parpol.

"Saya sering mengatakan bahwa susunan kabinet Pak Jokowi itu jangan diserahkan ke Pak Jokowi semua, karena separohnya itu sebetulnya adalah pilihan parpol. Jadi kalau bicara pilihan atau pengganti parpol, maka larinya juga kepada parpol," kata pengamat politik, M. Qodari dalam sebuah talkshow di televisi nasional, Jumat (3/7).

Jika reshuffle benar-benar dilakukan, Direktur Eksekutif Indo Barometer ini memprediski ada satu parpol di luar kekuasaan yang bakal gabung dalam Kabinet Indonesia Maju, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN).


Menurut M. Qodari, kepengurusan PAN sekarang sudah berbeda, tidak lagi dibayang-bayangi oleh senior mereka Amien Rais.

Sebenarnya sejak Pilpres 2019, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan cenderung mendukung Jokowi, tapi karena tokoh senior PAN Amien Rais sangat berpihak kepada Prabowo Subianto, dan Zulhas tidak ingin ada konflik yang berakibat pada lemahnya PAN pada pileg, Zulhas mengalah.

"Begitu sekarang Pak Amien tidak ada di PAN (kepengurusan), Pak Zulhas terpilih kembali, saya kira tidak ada hambatan politik bagi PAN masuk dalam kabinet. Kalau ada sesuatu yang baru, ini saya melihat PAN di dalam kabinet Jokowi," demikian M. Qodari.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya