Berita

Ratusan orang tua wali murid demonstrasi di depan Istana Merdeka meminta PPDB di Jakarta dibatalkan/RMOLJakarta

Politik

Bawa Bendera Kuning Ke Istana, Ratusan Wali Murid Minta PPDB DKI Dibatalkan

JUMAT, 03 JULI 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ratusan orang tua wali murid yang tergabung dalam Forum Relawan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melakukan aksi damai di depan Taman Pandang Istana hari ini, Jumat (3/7).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOLJakarta, para orang tua murid melakukan aksi dengan membawa atribut berupa spanduk bertulis penolakan terhadap sistem PPDB. Bendera kuning yang mereka bawa sebagai simbol kematian atas dunia Pendidikan.

Dalam tuntutannya, para orang tua murid mendesak agar Dinas Pendidikan DKI Jakarta segera membatalkan penerimaan PPDB DKI lantaran telah melanggar peraturan.


Peraturan yang dimaksud adalah peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 44/2019.

"Batalkan PPDB! Batalkan PPDB!" teriak para orang tua murid yang mayoritas adalah kaum ibu, di depan taman pandang Istana Merdeka, Jumat (3/6).

Polemik PPDB bermula karena Dinas Pendidikan DKI Jakarta dinilai diskriminatif lantaran penerimaan calon siswa lebih mengutamakan usia dibandingkan zonasi dan prestasi.

Sebelumnya para orang tua siswa telah melakukan unjuk rasa di depan Balaikota DKI Jakarta. Bahkan para perwakilan orang tua sempat melakukan pertemuan dengan kepala Dinas Pendidikan yang difasilitasi oleh DPRD DKI.

Namun dari pertemuan itu tidak menemukan solusi dan justru membuat sejumlah orang tua murid menelan kekecewaan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya