Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno/Net

Politik

Pimpinan Komisi VII Sesalkan Sikap Bos Inalum Yang Kaku Dan Keras

JUMAT, 03 JULI 2020 | 09:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno menyesalkan sikap keras Dirut PT. Inalum (Persero), Oerias Petrus Moedak saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII beberapa waktu lalu.

Eddy meminta agar ke depan Oerias tidak memiliki sikap yang sama saat melakukan rapat kerja bersama anggota Komisi VII.

"Pertama, kita menyesalkan ya sikap Dirut Inalum yang bersikap kaku dan keras, dalam pembicaraan dengan Pak Natsir," kata Eddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/7).


"Dan, menurut saya ke depannya itu, kita harus ada beretika dalam bersidang. Karena, kita memperlakukan mitra kita dengan baik, juga sebaiknya seperti itu," lanjut dia.

Sekjen PAN ini menilai wajar jika ada kritik dan saran yang dilontarkan anggota Komisi VII kepada mitranya saat rapat dengar pendapat. Seharusnya, dirut Inalum menerima kritikan itu dengan baik, bukan malah sahut-menyahut yang memicu konflik.

"Karena kan, permasalahannya di dalam diskusi memang ada kritikan yang disampaikan, yang mana kritikan itu kadang-kadang pedas tapi harus bisa diterima. Karena itu bagian dari fungsi kita yakni pengawasan yang dimiliki anggota dewan. Mereka kadang-kadang harus tegas memberikan pernyataan," ucapnya.

Menurut Eddy, peristiwa panas antara Dirut Inalum dan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat, M. Natsir baru kali ini terjadi selama rapat dengar pendapat antara Komisi VII dengan mitranya.

"Selama ini tidak pernah ada mitra yang resistant terhadap pandangan dan kritikan dari anggota dewan di Komisi VII, ini baru pertama kali terjadi," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya