Berita

Gedung DPR/Net

Politik

Viral Rekaman DPR Minta CSR BUMN, Begini Kronologinya

JUMAT, 03 JULI 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah rekaman yang berasal dari ruang rapat Komisi VII DPR saat kedatangan sejumlah direktur utama BUMN beberapa waktu lalu viral di media sosial.

Rekaman suara itu viral lantaran disebutkan ada pihak dari pimpinan Komisi VII yang diduga meminta CSR kepada Dirut PT Bukit Asam Arviyan Arifin.

Adapun kronologi permintaan CSR itu bermula ketika Arviyan menyampaikan presentasi perihal bantuan untuk penanganan Covid-19 berupa masker, thermogun, APD, dan ventilator yang nilainya sebesar Rp 25 miliar.


Kemudian Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin yang memimpin rapat menyela dan menyampaikan usulan agar bantuan CSR perusahaan tersebut melibatkan anggota DPR.

"Bapak ingat gak, siapa yang membantu proyek di Sumatra Selatan tersebut," kata politisi Golkar itu menyela.

Sambil bergurai, Arviyan Arifin menjawab bahwa pihak yang dimaksud itu adalah mantan Gubernur Sumatra Selatan, yang tak lain Alex Noerdin sendiri.

"Kalau tidak salah namanya Pak Alex Noerdin, pak," kata Arviyan sambil tertawa.

"Masak penyerahan CSR nggak melibatkan kami. Paling tidak kami dikasih ruang untuk ikut serta menyerahkan bantuan tersebut ke masyarakat," sergah Alex.

"Nah ini nanti akan dikoordinasikan oleh timnya ya dengan kepala sekretariat Komisi VII, tentunya aspirasi yang berkembang baik dari rekan-rekan anggota dewan dan juga dari mitra. Jadi tadi intinya mensinergikan saja kurang lebih seperti itu," kata Alex Noerdin dalam rekaman tersebut.

Arviyan akhirnya mengiyakan usulan tersebut.

"Baik, pimpinan," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya