Berita

Try Sutrisno dan Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Bertemu Pimpinan MPR, Try Sutrisno Dkk Minta RUU HIP Diubah Dari Judul Hingga Isi

KAMIS, 02 JULI 2020 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah tokoh bangsa diantaranya Wakil Preside Keenam RI Try Sutrisno, Ketua Umum LVRI Syaiful Sulun dan Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kiki Syahnakri temui Pimpinan MPR RI.

Kedatangan mereka antara lain untuk memberikan saran dan masukan kepada MPR RI terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang belakangan menuai kontroversi di tengah masyarakat.

"Kedatangan kami kemari untuk bersilaturahmi dengan Pimpinan MPR. Tidak lain hanya ingin memberikan suatu masukan, pandangan, sekaligus juga harapan dari para purnawirawan menanggapi kemarin kejadian protes dinamika di masyarakat menyangkut RUU HIP," ujar Try Sutrisno di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7).


Try Sutrisno menyatakan, pihaknya menyarankan serta mengusulkan kepada MPR RI agar RUU HIP diganti baik nomenklatur hingga substansi dari RUU tersebut.

Pasalnya, kata dia, Pancasila sebagai state fundamental norm tidak boleh berada di bawah UU, ia harus memiliki kedudukan di atas.

"Karena kalau judulnya itu haluan, ini bisa nanti kontroversi antara disiplin ilmu politik Pancasila sebagai state fundamental norm ada di atas," katanya.

"UU ini melaksanakan penjabaran pelaksanaan daripada aturannya. Oleh karena itu sepantasnya UU ini diubah judulnya sekarang menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP)," imbuhnya menegaskan.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa pihaknya memiliki kesamaan pandangan dengan para tokoh purnawirawan TNI tersebut. Menurutnya, Pancasila secara tegas tidak sepatutnya masuk dalam UU.  

"Kami semua Pimpinan MPR satu pandangan oleh para tokoh senior purnawirawan TNI. Bahwa tidak sepatutnya Pancasila masuk dalam UU," kata Bamsoet.

Lebih lanjut dia berharap agar pemerintah dan DPR RI juga menyambut baik usulan dan masukan dari para tokoh purnawirawan TNI tersebut.

"Jadi itu segaris dan kita meresponsnya agar pemerintah dan DPR juga melakukan hal-hal apa yang diusulkan dan disampaikan purnawirawan," demikian Bamsoet.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya