Berita

Sekum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat/RMOL

Politik

Hari Bhayangkara ke 74, GAMKI: Polri Harus Berdiri Di Atas Semua Golongan

KAMIS, 02 JULI 2020 | 01:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di hari ulang tahunnya ke 74 Tahun, Dewan Pengurus Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) meminta Polri lebih profesional dan dapat berdiri di atas semua golongan.

Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, mengatakan, dalam melakukan tugas penegakan hukum, Korps Bhayangkara harus mengutamakan pendekatan pencegahan dan cara humanis.

"Kepolisian harus berdiri di atas semua golongan, tidak memihak, dan melakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan, sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat," demikian kata Sahat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (1/7).


Sahat mengapresiasi prestasi positif dalam satu tahun terakhir yang berhasil mengamankan hajatan pemilu 2019. Selain itu, tambah Sahat, Polri juga berhasil membongkar sindikat peredaran narkoba dengan nilai triliunan rupiah.

Dalam tiga bulan terakhir, GAMKI juga melihat Polri nampak berhasil menjalankan fungsi penertiban untuk menangani virus corona baru (Covid-19).

Meski demikian, GAMKI menilai Polri masih memiliki tugas untuk melakukan pembenahan internal. Adanya oknum yang kerap menyalahgunakan wewenang dan juga masih ditemukan tindakan represi saat berhadap-hadapan dengan masyarakat.

"Menjadi catatan penting adalah masih adanya tindakan represif yang berpotensi melanggar HAM, misalnya dalam menangani aksi demonstrasi, menghadapi tersangka yang melarikan diri. Masih ada juga tindakan berlebihan dalam menghadapi kegiatan diskusi ilmiah ataupun 'penangkapan' seorang pria yang memposting lelucon Gus Dur," demikian penjelasan Sahat.
 
Kedepan, GAMKI mendorong agar Polri harus lebih banyak fokus pada tindakan preventif dan preemtif, ketimbang melakukan tindakan represif. Dengan demikian kepercayaan masyarakat yang saat ini sudah tinggi akan terus meningkat.

"Khususnya di masa Corona, Polri tetap melakukan pendekatan humanis untuk menjaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," pungkas Mantan Ketum PP GMKI ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya