Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kisruh Seleksi PPDB, Komisi X: Apa Urgensinya Memasukkan Syarat Usia?

RABU, 01 JULI 2020 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri yang memprioritaskan anak berusia lebih tua menuai polemik. Aksi protes pun telah dilakukan oleh para orangtua yang terang-terangan mengatakan sistem ini sangat tidak masuk akal.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian pun pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk turun tangan agar polemic ini tidak semakin meluas.

“Memang penyelenggaraan ini dilakukan oleh daerah. Namun Kemendikbud juga harus tetap mengawasi apakah ada yang melanggar prinsip keadilan,” ujarnya melalui siaran pers seperti dikutip dari laman resmi DPR.


Padahal, beberapa tahun lalu, justru yang menjadi masalah adalah siswa yang lebih tua sulit untuk mendaftar sekolah. Sekarang yang terjadi malah sebaliknya. Hetifah menegaskan, syarat usia seharusnya tidak masuk ke dalam kriteria pembobotan.

Hetifah blak-blakan mempertanyakan apa pentingnya memasukkan syarat usia.

“Seharusnya diskriminasi usia baik kepada yang lebih muda maupun yang lebih tua tidak ada. Saya belum dapat memahami apa urgensinya memasukkan syarat usia ke dalam seleksi PPDB ini,” tekannya.

Keterbatasan kapasitas sekolah negeri pada akhirnya mengharuskan adanya sistem yang menyebabkan tidak semua yang mendaftar bisa mendapatkan tempat. Sistem itu bukan lagi berbentuk kompetisi.

Ia berharap ada pembahasan lebih lanjut yang menghasilkan jalan keluar terbaik dengan mendengarkan keluh kesah para orangtua murid.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya