Berita

Koordinator Aliansi Masyarakat NTB, Zulvikar Ramadhan menyerahkan laporan terhadap anggota Komisi II DPR RI, Syamsul Lutfhi ke MKD/Ist

Politik

Setelah Mahkamah Partai, Kini Anggota DPR Fraksi Nasdem Dilaporkan Ke MKD

SELASA, 30 JUNI 2020 | 23:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah sebelumnya dilaporkan ke Mahkamah Partai, kini anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Syamsul Lutfhi dilaporkan aliansi masyarakat NTB ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Anggota Komisi II DPR RI ini dilaporkan pada Selasa (30/6) dengan dugaan penipuan.

"Hari ini kami mendatangi DPR untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu oknum anggota Komisi II DPR RI,” kata Koordinator Aliansi Masyarakat NTB, Zulvikar Ramadhan di komplek Gedung DPR RI, Jakarta.


Keputusan untuk melaporkan ke MKD dilakukan lantaran dirinya menilai sangkaan terhadap Syamsul tak hanya berpotensi melanggar hukum, melainkan juga pelanggaran etik.

“Karenanya, kami ingin laporan ini diatensi oleh MKD karena jelas ini bisa menciderai institusi DPR,” jelasnya.

Laporan tersebut diterima langsung oleh staf Sekretariat Jenderal DPR RI, Tiara. "Kami akan sampaikan laporan ini ke MKD untuk segera dipelajari dan diproses,” ujar Tiara.

Syamsul Lutfhi diduga terlibat dalam kasus penipuan saat ia menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Timur periode 2008-2013. Pada tahun 2012, disebutkan ada sejumlah permintaan uang ke salah satu korban bernama Muhammad Faisal dengan dalih iming-iming pengerjaan proyek di Kabupaten Lombok Timur. Namun hingga masa jabatannya selesai, apa yang dijanjikan itu tak terealisasi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya