Berita

Aksi donor darah yang dilakukan serentak di 34 Polda mampu hasilkan 29.722 kantong darah untuk membantu PMI yang mengalami kekurangan stok akibat pandemik Covid-19/Istimewa

Presisi

Bantu Stok Darah PMI, Polri Sumbangkan 29.722 Kantong Darah

SENIN, 29 JUNI 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menyambut HUT Bhayangkara ke-74 tahun 2020, Polri melakukan beragam aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Mulai dari pembagian sembako hingga melakukan donor darah yang digelar secara serentak pada pertengahan Juni 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, kegiatan donor darah ini merupakan intruksi langsung Kapolri Jenderal Idham Azis yang dituangkan dalam Surat Telegram (TR) bernomor ST/1127/KRP./2020.

Dalam TR tersebut, Kapolri menginstruksikan kepada para Kasatker dan Kasatwil untuk mendonor darahnya berkoordinasi dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI di wilayahnya masing-masing, dengan tetap mempedomani protokol kesehatan dan menerapkan jaga jarak atau physical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19.


“Hasil donor darah serentak yang dilakukan 34 Polda serta 500 Polres seluruh Indonesia menghasilkan sebanyak 29.722 kantong darah. Ini sekaligus membantu memenuhi kekurangan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) di masa pandemik Covid-19,” ujar Argo, Senin (29/6).

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, satu kantong darah dapat menyelamatkan tiga nyawa. Karena pasokan darah itu dapat dipecah menjadi tiga komponen yaitu sel darah merah, plasma, dan trombosit.

“Dengan mendonorkan darah, kita bisa mendapatkan banyak manfaat bagi kesehatan juga dampak psikologis yang sangat positif," pungkas Argo.

PMI sendiri mengalami kekurangan rata-rata sekitar 900.000 kantong darah per tahun guna menutupi kebutuhan transfusi darah pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit. Sejak pandemik Covid-19 melanda Indonesia Maret 2020 lalu, stok darah di PMI yang semakin berkurang.

Hal ini karena jumlah pendonor mandiri yang datang ke PMI menurun sejak diberlakukannya protokol kesehatan dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19. Selain itu, masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya khawatir untuk keluar rumah di tengah pandemik yang kian meluas.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya