Berita

Ilustrasi jet tempur F-22 milik Amerika Serikat/Net

Dunia

F-22 Milik AS Kembali Mengadang Empat Pesawat Pengintai Rusia Di Perairan Alaska

MINGGU, 28 JUNI 2020 | 06:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jet tempur F-22 milik militer Amerika Serikat (AS) kembali menghadang empat pesawat pengintai Tu-142 milik Rusia yang memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska (ADIZ).

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (27/6) berdasarkan pernyataan dari Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara (NORAD), melansir The Hill.

NORAD memaparkan, pesawat-pesawat Rusia muncul dalam jarak 65 mil laut dari Kepulauan Aleutian Alaska dan berada di ADIZ selama hampir delapan jam. Namun mereka tidak memasuki wilayah udara kedaulatan AS atau Kanada.


Komandan NORAD, Jenderal Terrence O'Shaughnessy mengatakan, intersepsi tersebut merupakan insiden keempat pada Juni. Terbaru, F-22 milik AS telah mendepang dua pesawat patroli maritim IL-38 milik Rusia yang juga memasuki ADIZ.

"Tahun ini saja, pasukan NORAD telah mengidentifikasi dan mencegat beberapa pesawat militer Rusia, termasuk pengebom, pejuang, dan pesawat patroli maritim pada 10 kesempatan terpisah ketika mereka terbang menuju ADIZ," terangnya.

"Meskipun (terjadi di tengah pandemik) Covid-19, kami tetap sepenuhnya siap dan mampu melakukan misi utnuk petahanan tanah air," tekannya.

Pada Maret dan April, militer AS juga mencegat pesawat Rusia yang berada dalam jarak 50 mil laut dari Pantai Alaska.

Kemudian pada 10 Juni, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengaku empat pesawat pengebomnya, Tu-95SMS, dicegat oleh F-22 milik AS di atas perairan netral di dekat Alaska.

Kemhan Rusia menyebut, pihaknya melakukakan penerbangan selama 11 jam dan sesuai dengan hukum internasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya