Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sinergi Dengan BUMN, PT Migas Hulu Jabar Berikan Layanan Hingga Kalimantan

SABTU, 27 JUNI 2020 | 17:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PT Migas Hulu Jabar (MUJ) menunjukan keberhasilan di bidang layanan ketenagalistrikan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat.

Bermitra dengan PT Pilar Bahtera Energi (PBE) dan PT Perusahaan Listrik Negara PLN (Persero), MUJ memberikan layanan ketenagalistrikan untuk operasional industri sektor hulu migas milik Pertamina EP Asset 5, di Tabalong, Kalimantan Selatan.

Peresmian ditandai dengan layanan super Ultima II dengan dimulainya Pengoperasian Diesel Rotary Uninterruptible Power Supply (DRUPS) 10 MVA, di Lapangan Tanjung Pertamina EP Asset 5, Tabalong, Kalimantan Selatan, pada Jumat (26/6) kemarin.


“Dalam layanan tersebut MUJ bersama PT. Pilar Bahtera Energi (PBE) sebagai provider DRUPS mendukung PLN dalam menyediakan kualitas listrik yang diperlukan operasi hulu migas Pertamina EP di Kalimantan Selatan. Adapun kontrak kerjasama yang dijalin yakni selama 15 tahun,” kata Direktur Utama MUJ Begin Troys, Sabtu (27/6) seperti dikutip Kantor Berita RMOL Jabar.

Menurutnya, kerjasama tersebut saling menguntungkan untuk layanan ketenagalistrikan. Apalagi industri migas saat ini sedang berupaya melakukan efisiensi biaya produksi.

“Bisnis baru MUJ ini merupakan bukti bahwa MUJ selaku BUMD, tidak hanya menerima pendapatan dari pengelolaan PI 10 persen, tapi juga dapat mengoptimalkan manfaat tersebut untuk mendukung sektor usaha di bidang energi lainnya khususnya migas di Indonesia,” sambungnya.

Untuk diketahui MUJ merupakan perseroan daerah yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. MUJ menjadi pionir dalam implementasi pengalihan Partisipasi Interest (PI) 10 persen bagi BUMD daerah penghasil migas, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM 37/2016.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya