Berita

PBB/Net

Dunia

Heboh Adegan Seks Di Mobil Dinas PBB Di Israel, Jubir Dujarric: Ini Bertentangan Dengan Apa Yang Kami Perjuangkan

SABTU, 27 JUNI 2020 | 15:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang menyelidiki peristiwa yang membuat heboh masyarakat Israel dan mencoreng nama baik PBB terkait video adegan seks yang viral di media sosial. Diduga video itu melibatkan staf organisasi penjaga perdamaian pengawasan gencatan senjata PBB, UNTSO.

Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric mengatakan, semua terkejut dengan adanya video menjijikan itu. Ia menyampaikan orang-orang yang berada dalam rekaman hampir terindenifikasi. Perlu untuk memastikan motif apa yang mendasari orang-orang itu melakukan adegan di dalam mobil bertuliskan PBB.

“Kami terkejut dan sangat terganggu dengan apa yang terlihat di video ini. Bertentangan dengan semua yang kami perjuangkan dan kerjakan untuk dalam hal memerangi pelanggaran oleh staf PBB,” kata Dujarric, dikutip dari BBC, Sabtu (27/6).


Namun, Dujarric belum bisa memastikan apakah semua orang di dalam mobil merupakan staf PBB atau melibatkan orang lain.

Sekjen PBB Antonio Guterres yang juga mendapatkan informai ini berjanji akan mengambil tindakan tegas, bahkan tak akan memberikan toleransi, terkait pelanggaran seksual melibatkan stafnya.

Video hubungan seksual yang dilakukan di dalam mobil dinas PBB itu diketahui terjadi di Tel Aviv belum lama ini. Dalam rekaman berdurasi 18 detik itu memperlihatkan perempuan berpakaian merah duduk di atas seorang pria di kursi tengah mobil 4x4 putih bertulis PBB.

Video mesum tersebut beredar di media sosial Israel dan menjadi viral. Orang yang di dalam video itu diduga anggota penjaga perdamaian pengawasan gencatan senjata PBB, UNTSO. Selain perempuan dan laki-laki yang sedang melakukan hubungan seks, ada seorang laki-laki lain di bangku pengemudi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya