Berita

Erdogan saat lakukan vicon dengan kaum muda Turki

Dunia

Siapkan Struktur Hukum Medsos, Erdogan: Bagaimana Jika Ponsel Anda Diretas, Foto Pribadi Dicuri Dan Dipublikasikan Di Twitter Atau Facebook?

SABTU, 27 JUNI 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam sebuah konferensi daring bersama kaum muda dari seluruh Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan komitmennya membuat aturan hukum untuk internet yang lebih aman.

Hal itu disampaikan Erdogan saat menjawab pertanyan seorang peserta. Ia menyatakan bahwa media sosial dan platform lainnya telah menjadi tempat di mana semua jenis kebohongan, fitnah, dan kejahatan menyebar.

“Platform digital dan media sosial bukanlah sesuatu yang harus kita abaikan. Jika saya membenci media sosial, saya tidak akan menggunakannya terlalu banyak,” kata Erdogan, yang juga pengguna Twitter yang produktif dengan 16,2 juta pengikut.


Dalam kesempatan itu, Erdogan juga mengkritik situs web yang tidak menghapus konten yang menyesatkan, palsu, memfitnah meskipun sudah ada keputusan pengadilan.

“Bagaimana jika ponsel Anda diretas dan foto pribadi Anda dicuri dan dipublikasikan di Twitter atau Facebook? Setiap warga negara berhak atas perlindungan reputasi mereka secara online. Adalah tugas saya untuk memastikan semua warga negara dapat menggunakan media sosial secara efisien dan berdasarkan moral,” ungkapnya, seperti dikutip dari Daily Sabah, Jumat (26/6).

“Kami sedang mempersiapkan struktur hukum yang kuat untuk memastikannya. Peraturan hukum akan membantu negara kita untuk mengakses konten online yang kaya dan dapat dipercaya, ”kata Erdogan.

Tak hanya bicara soal kemanan internet, pada kesempatan itu Erdogan juga berbicara tentang banyaknya lulusan universitas yang jadi pengangguran.

“Turki memiliki potensi besar dan kami bertekad untuk menciptakan lapangan kerja bagi setiap orang muda dengan pengalaman dan keterampilan,” kata Erdogan.

Erdogan memperingatkan bahwa pemuda tidak boleh berpikir bahwa setiap lulusan universitas akan dipekerjakan di sektor publik.

“Pekerjaan nyata akan di sektor swasta, di bidang manufaktur, perdagangan dan pertanian. Saya meminta para pemuda untuk memercayai keterampilan mereka dan mencari masa depan di sektor swasta,” katanya.

Terkait pandemik Covid-19, Erdogan mengatakan tanggung jawab besar ada di tangan kaum muda. Mereka dituntut untuk selalu mengikutiprotokol kesehatan yang berlaku. Hal ini terkait dengan jumlah kematan akibat Covid-19 yang tak kunjung turun akibat banyaknya orang yang tak mematuhi berbagai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Kami meredakan beberapa pembatasan tetapi jumlah kasus baru dan kematian tidak turun ke tingkat yang kami inginkan. Ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh meninggalkan kehati-hatian. Pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk mengikuti aturan. Setiap konsesi dari aturan dapat menyebabkan kerugian orang dewasa"

"Kami melihat peraturan tidak dipatuhi di banyak tempat, seperti di tempat piknik, kami melihat orang-orang bergandengan tangan (tidak mematuhi jarak sosial). Ini adalah masalah bagi kami," kata Erdogan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya