Berita

John Kei (duduk berkemeja kuning) bersama keluarga. Erviliana "Melan" Refra (baju hitam) memegang pundak kiri ayahnya./Ist

Nusantara

Kesaksian Putri John Kei: Papa Telah Berubah, Sekarang Semua Diawali Doa

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 17:40 WIB | OLEH: DR. TEGUH SANTOSA

Setelah keluar dari LP Nusakambangan bulan Desember 2019 lalu John Refra Kei berubah. Ia kini menjadi lebih religius.

Pria kelahiran Pulau Kei, Provinsi Maluku, 10 September 1969, itu kini kerap memberikan pelayanan doa, antara lain bersama Pendeta Gilbert Lumoindong.

Pelayanan doa yang diberikan John Kei tidak berhenti di era pandemi. Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, ia menyapa jemaat secara virtual.


“Sejak pulang dari Nusakambangan banyak banget perubahan Papa. Bisa dilihat di dalam rumah. Sekarang apa-apa dimulai dari doa. Sisi emosionalnya juga. Sudah banyak perubahan dahsyat,” cerita Erviliana "Melan" Refra, putri sulung John Kei, dalam perbincangan dengan redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (26/6).

Menurut Melan, ia bersama ibu dan adik-adiknya hampir selalu ikut mendampingi John Kei ke gereja.

“Saya saksikan di sini, 24 jam bersama Papa di rumah. Kok rasanya yang diberitakan di media tidak sama seperti yang saya rasakan,” ujarnya lagi.

John Kei sempat mendekam dalam penjara selama enam tahun. Sekitar setahun di LP Salemba dan lima tahun di LP Nusakambangan. Ia dibebaskan pada tanggal 25 Desember 2019, bertepatan dengan Hari Natal. Karena libur, John Kei baru keluar dari penjara sehari kemudian.

Melan juga mengatakan, dirinya mengenal Nus Kei yang dipanggilnya Opa Nus.

“Memang masih keluarga juga. Pernah tinggal sama-sama juga di sini, di perumahan Tytyan Indah,” ujarnya.

Apakah Melan Refra pernah mendengar masalah antara ayahnya dengan Nus Kei?

“Kalau untuk masalah sih, yang saya tahu sih memang agak sedikit menjauh. Cuma saya enggak tahu sejauh mana. Saya tidak mau terlalu ambil pusing, karena masalah orang tua adalah masalah orang tua, anak ya anak,” jawabnya.

“Semenjak Papa di Nusakambangan, sekitar dua atau tiga tahun lalu, hubungan Papa dan Opa Nus sudah agak menjauh,” sambungnya.

Di hari Minggu (20/6) ketika rumah Nus Kei di perumahan Green Lake City, Cengkareng, diserang anak buah John Kei, melan mengatakan ayahnya selama seharian berada di rumah.

Di hari Minggu pagi itu John Kei berolahraga bersama keluarga, lalu beribadah, dan memberikan pelayanan doa secara virtual. Siang hari mereka makan bersama keluarga dan tamu John Kei yang berkunjung.

“Sore hari aku sepedaan, teman-temanku juga banyak yang lihat Papa di rumah,” kata Melan lagi.

Polisi mendatangi rumah John Kei sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu John Kei sedang bersenda gurau dengan seorang cucunya.

Tiba-tiba terdengar suara tembakan di luar rumah. Bukan sekali.

“Tapi dar der dor,” kata Melan Refra lagi.  Bersambung

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya