Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat datang ke RSP UI/Net

Nusantara

Saleh Husin Berharap BUMN Bantu RSP UI Jadi Rumah Sakit Berkelas

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 16:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah diminta untuk bisa ikut membantu pengembangan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia (RSP UI). Harapan itu disampaikan Ketua Majelis Wali Amanat UI Saleh Husin menanggapi kedatangan Menteri BUMN Erick Thohir ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia (RSP UI) pada Selasa (24/6).

Saleh Husin menjelaskan, kedatangan Erick Thohir ke RSP UI adalah untuk ikut menandatangani nota kesepahaman bersama antara Kementerian BUMN dengan UI dan juga antara Pertamina Bina Medika IHC dengan RSP UI.

"Kehadiran Pak Menteri BUMN Erick Thohir ke Rumah Sakit Pendidikan UI dapat ikut menyelesaikan solusi jalan tembus dari rumah sakit menuju Jalan Margonda Raya, dimana harus menembus lintasan kereta api yang selama ini terkatung-katung," ujarnya kepada wartawan, Jumat (26/6).


Di samping itu, mantan Menteri Perindustrian ini juga berharap Kementerian BUMN dapat mendorong UI untuk mengembangkan RSP UI menjadi rumah sakit berkelas seperti yang ada di Singapura.

"Saya sangat yakin kedepannya RSP UI akan maju dan berkembang pesat bila dikelola secara profesional seperti rumah sakit National Hospital University Singapore," ungkapnya.

Keyakinan Saleh Husin tersebut dikarenakan eksistensi UI merupakan salah satu perguruan tinggi yang berhasil mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas. Selain itu, fasilitas kesehatan yang tersedia di RSP UI juga sudah mumpuni.

"UI merupakan gudang daripada dokter dokter terkemuka di Indonesia. Kedua, berbagai peralatan medisnya yang ada di rumah sakit ini sangat modern, terkini dan super canggih, lokasinya sangat teduh, nyaman dan penuh dengan hijaunya pepohonan sehingga membuat pasien tenang," terangnya.

"Jadi tinggal bagaimana mengelola dengan manajemen modern dan marketing-nya harus bagus dan tepat sasaran, serta pelayanannya harus ditingkatkan terutama kepada pasien dengan sentuhan keramatamahan dan kekeluargaan," demikian Saleh Husin menutup. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya