Berita

Konferensi pers Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jumat (26/6)/RMOL

Nusantara

Sebut Kadisdik DKI Pembohong, Orang Tua Murid Ini Nyatakan Siap Ditahan

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebuah insiden tidak terduga terjadi saat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, melakukan konferensi pers dengan wartawan di Kantor Dinas Pendidikan terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020, Jumat (26/6).

Salah seorang orang tua murid yang kebetulan hadir di lokasi konferensi pers, secara mendadak berteriak dan memaki Kadisdik DKI sebagai pembohong.

"Tidak ada itu kriteria jarak yang ada usia. Saya orang tua murid Bu. Anda tidak hormati ribuan orang tua yang berjuang anaknya bisa bersekolah," ujar salah seorang orang tua murid berjenis kelamin laki-laki, Jumat (26/6).


"Silakan tahan saya. Anda berbohong, tidak ada itu selisih jarak. Saya siap bertanggung jawab itu bohong," sambungnya.

Polemik PPDB DKI 2020 bermula karena Dinas Pendidikan DKI dinilai diskriminatif lantaran penerimaan calon siswa mengutamakan usia dibandingkan zonasi dan prestasi.

Para orang tua siswa menyayangkan keputusan tersebut dan merasa kasihan dengan anak-anak mereka yang telah bekerja keras.

Sementara itu, Kadisdik DKI Jakarta, Nahdiana membantah kalau sistem PPDB diskriminatif. Menurutnya kebijakan yang dibuat mengakomodir semua unsur. Mulai dari prestasi, zonasi, dan usia.

Pemprov DKI Jakarta juga tidak mengabaikan prestasi siswa, yakni dengan menyediakan Jalur Prestasi untuk menyeleksi siswa berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik.

"Bagi yang tidak diterima di jalur zonasi dapat menempuh jalur prestasi yang akan dimulai tanggal 1 Juli," jelas Nahdiana.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya