Berita

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Survei Pilpres 2024: Pendukung Jokowi Akan Berlabuh Ke Prabowo-Ganjar

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kans kandidat baru untuk gelaran Pilpres 2024 terbuka lebar dengan berakhirnya periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang tak bisa kembali mencalonkan diri.

Yang menjadi menarik, pemilih Joko Widodo pada Pilpres 2019 yang sebesar 55,5% akan bermigrasi ke Prabowo Subianto. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) terkait peta kekuatan untuk Pilpres 2024.

"Ada dua sosok teratas yang menjadi tempat berlabuhnya pemilih Joko Widodo. Sebanyak 10,4 % pemilih akan migrasi ke Prabowo Subianto, 9,1 migrasi ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara kepada redaksi, Kamis (25/6).


Menurut Igor, hal itu terjadi karena saat ini publik menganggap sosok Ketua Umum Partai Gerindra dekat dengan Jokowi. Masuknya Gerindra sebagai koalisi di Kabinet Indonesia Maju, di mana Prabowo ditempatkan sebagai Menteri Pertahanan RI juga menjadi nilai plus.

"Pilihan masuk dalam pemerintahan Jokowi menuai respek publik pasca Pilpres 2019. Ditunjang dengan kinerjanya yang mumpuni sebagai Menteri Pertahanan, bisa dikatakan Prabowo dianggap layak untuk maju kembali sebagai capres di pemilu yang akan datang (2024)," jelas Igor.

Selain Prabowo dan Ganjar, sosok lain yang akan mendapat ceruk pemilih Jokowi adalah Airlangga Hartarto sebesar 7,3%, Ridwan Kamil 6%, dan Tri Rismaharini 5,9%.

Survei SPIN dilakukan pada 14-21 Juni 2020 dengan melakukan wawancara tatap muka pada 1.100 responden yang menggunakan metode multistage random sampling. Adapun margin of error berada di angka kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan hingga 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya