Berita

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman/Net

Nusantara

Sukirman: Direksi Bank Jateng Dan Jamkrida Lecehkan Lembaga DPRD

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan DPRD Jawa Tengah dibuat geram oleh dua badan usaha milik daerah (BUMD), yakni Bank Jateng dan PT Jamkrida dalam rapat pembahasan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Direktur utama dari dua BUMD itu tidak hadir. Bank Jateng hanya diwakili Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Pujiono. Sementara, PT Jamkrida mengutus Direktur Operasional Adi Nugroho.

Alhasil, dua utusan BUMD itu diusir dari ruang rapat yang juga beragendakan mengevaluasi kinerja perusahaan yang digelar pada Jumat (19/6).


Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman mengungkapkan, dalam undangan rapat yang dikirimkan beberapa hari sebelumnya jelas ditulis dengan huruf tebal agar hadir secara pribadi dan tidak mewakilkan.

"Ini sebuah catatan tebal bahwa mereka diusir dalam pertemuan itu karena dirut harus hadir secara pribadi," ujar Sukirman dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (25/6).

Hadirnya dua perwakilan direksi itu dianggap melecehkan lembaga DPRD Jateng. Keduanya diusir untuk tidak mengikuti rapat karena dinilai tidak bisa mengambil keputusan.

"Yang Bank Jateng mengatakan Dirut tidak datang karena bertemu Rektor UGM. Sedang Dirut Jamkrida dikatakan ada kegiatan lainnya. Ya sudah akhirnya tegas mereka diusir," katanya.

Sukirman menjelaskan, ketidakhadiran dirut dalam rapat ini jelas sangat mengganggu. Tujuan rapat pun tidak bisa dilaksanakan karena mereka tidak hadir secara langsung.

"Bagaimana kita bisa membicarakan penyertaan modal, bagaimana membicarakan persoalan persoalan yang ada di Bank Jateng kalau direktur utamanya tidak bisa hadir secara langsung," tegasnya.

Sukirman menambahkan, selama tidak ada itikad baik untuk bersilaturahim dengan DPRD Jateng secara kelembagaan, Bank Jateng dan Jamkrida dalam sisi penyertaan modal akan lebih ketat serta jika ada persoalan, DPRD tidak akan ikut bertanggungjawab.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya