Berita

Kebocoran tanggul penahan air sungai di Jalan Mandor Sanun, Cibinong, Kabupaten Bogor/RMOL

Nusantara

Tanggul Penahan Sungai Bocor, Ribuan Warga Di Cibinong Terancam Dilanda Banjir Bandang

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 12:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dua perumahan di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor terancam dilanda banjir bandang. Sebabnya, tanggul penahan air sungai yang berasal dari Setu Cikaret mengalami kebocoran dan terancam jebol.

Dari dua perumahan yang berlokasi di Jalan Mandor Sanun, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong ini, ada sekitar 500 rumah warga, terdiri dari 300 rumah di Perumahan Graha Selaras dan sebanyak 200 rumah di Perumahan Cempaka .

Wakil Ketua Paguyuban Graha Selaras, Hendra Wibowo menjelaskan, sejak dua minggu lalu belum ada tindak lanjut konkret dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Bowo -karib disapa- bercerita, pada Selasa dini hari (9/6) dirinya mendapatkan informasi dari warga bahwa tanggul yang berada di atas perumahan jebol. Seketika itu, pengurus langsung mensurvei lokasi dan berkoordinasi dengan developer, RT/RW dan juga kelurahan setempat.

Karena masalah kebocoran tanggul di luar kewenangan developer, pekan lalu akhirnya pihak pengurus dan jajaran RT/RW melaporkan kebocoran tanggul itu kepada Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Bogor.  

"Terdapat informasi bahwa tanggul adalah di luar wilayah developer. Tanggung jawab dan perawatan tanggul adalah di luar kuasa kelurahan dan kecamatan. Makanya kita lapor Dinas PU dan BPBS," demikian penjelasan Bowo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/6).

Bowo menjelaskan, pada Kamis (18/6) lalu pihak BPBD sempat mensurvei lokasi bocornya tanggul penahan air sungai, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan konkret.

Ia berharap, pemerintah segera menindaklanjuti kebocoran tanggul yang mengancam keselamatan ribuan warga yang tinggal di dua perumahan tersebut.

Sementara ini, warga swadaya memasang terpal dan material seadanya. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kebocoran yang lebih besar.

"Kami berharap pemerintah segera melakukan langkah secepatnya, ada banyak warga yang terancam keselamatannya," harap Bowo.

Pada malam awal tahun 2020 terjadi hujan lebat di kawasan Cibonong. Saat itu air sungai meluap ke rumah warga dan mengakibatkan banjir melanda seluruh kawasan perumahan.

Bowo menyebutkan, jika tanggul jebol, maka bukan tidak mungkin banjir bandang yang lebih besar akan menghantam dua perumahan yang posisinya berada di bawah tanggul sungai tersebut.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya