Berita

Ilustrasi, polisi Peru/Net

Dunia

Sebanyak 223 Petugas Polisi Peru Meregang Nyawa Akibat Covid-19

RABU, 24 JUNI 2020 | 11:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemik Covid-19 telah meninggalkan jejak luka dan kekhilangan mendalam bagi institusi kepolisian di negara Peru. Negara itu harus kehilangan setidaknya 223 petugas polisi yang meninggal akibat terpapar virus corona.

Kementerian Dalam Negeri Peru mengumumkan duka itu pada Selasa (23/6). Tugas-tugas pasukan polisi di tengah pandemik adalah tantangan besar dan kementerian berharap berharap agar institusi bisa lebih waspada lagi.

“Kami mencatat 223 polisi tewas dan 15.500 terinfeksi,” kata Menteri Dalam Negeri, Jenderal Gaston Rodriguez dalam konferensi pers virtual, seperti dikutip dari AFP, Selasa (23/6).


Korban tewas tercatat meningkat sebanyak 30 persen, lebih tinggi dari dua minggu lalu, ketika kementerian mengumumkan 170 petugas telah meninggal dan yang terinfeksi jumlahnya di bawah 10.000, dari total kekuatan 130.000 personel.

Peru adalah negara terparah kedua di Amerika Latin setelah Brasil, dengan lebih dari 257.000 kasus dan 9.000 kematian.

Rodriguez mengatakan pasukan akan menerima peningkatan jumlah pasukan saat 5000 kadet polisi dinyatakan luluspada Agustus mendatang .

Sejak pemerintah memperkenalkan karantina pada bulan Maret, sekitar 6.000 polisi yang tertular Covid-19 telah pulih dan kembali bekerja.

Sebagian besar polisi terinfeksi virus corona saat mereka berpatroli di pasar dan jalan-jalan untuk memastikan orang-orang mematuhi langkah-langkah jarak sosial agar sebagai upaya menahan penyebaran virus.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya