Berita

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) H. Ismed Hasan Putro

Dunia

IPHI: Keputusan Arab Saudi Gelar Haji Terbatas Rasional Dan Bijaksana

SELASA, 23 JUNI 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Keputusan Kerajaan Arab Saudi menggelar ibadah haji secara terbatas dinilai sebagai keputusan yang rasional dan bijaksana.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan  Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) H. Ismed Hasan Putro berharap semua pihak yang berkepentingan, terutama calon jamaah haji dari Indonesua, dapat memahami dan menerima keputusan itu dengan legowo dan sabar.

"Selain karena penyelenggaraan haji merupakan kewenangan penuh Kerajaan Saudi Arabia, juga adanya faktor wabah Covid-19 yang menjadi penyebabnya," kata Ismed Hasan Putro, kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa siang (22/6).


Sebelum Kerajaan Arab Saudi memutuskan penyelenggaraan haji secara terbatas, sejumlah negara, termasuk Indonesia, telah memutuskan tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada tahun ini karena wabah Covid-19.

Sejauh ini, media Saudi Arabia dan sejumlah media asing melaporkan, jumlah earganegara Kerajaan Saudi Arabia yang terinfeksi Covid-19 lebih dari 160 ribu orang.

Menurut Ismed, ini jumlah yang tidak sedikit. Logika yang rasional jika keselamatan jamaah agar tidak terdampak Covid-19 menjadi pertimbangan utama.

"Harapan saya semoga Kerajaan Saudi Arabia dapat memaksimalkan jumlah jamaah haji terbatas itu, agar pada tahun 2021 dan tahun selanjutnya kuota haji dari KSA sendiri dapat dialihkan untuk menambah kuota jamaah dari negara yang pada 2020 ini batal diberangkatkan. Jika ada 500 ribu warganegara KSA dan warganegaraasing pada 2020 ini diberi prioritas untuk menunaikan ibadah haji 2020, maka akan ada kuota 500 ribu orang tahun 2021 dapat secara bertahap dialokasikan untuk menambah calon jamaah haji dari negara lain," urai Ismed mengharapkan.

Dia juga berharap, setelah Kerajaan Arab Saudi memutuskan penyelenggaraan haji secara terbatas tidak ada lagi polemik mengenai hal ini.

Khusus kepada para calon jamaah haji Indonesia 2020 yang insya Allah akan menjadi prioritas utama pada keberangkatan haji 2021, IPHI berharap  senantiasa bersabar, tetap tawadhu' dan khusuk dalam mempersialkan diri.

Hal itu perlu dilakukan agar pada 2021 jama'ah haji Indonesia mempunyai persiapan dan bekal yang lebih baik dan mumpuni.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya