Berita

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Nicolas Maduro: Saya Akan Bertemu Donald Trump Seperti Saya Bertemu Joe Biden

SELASA, 23 JUNI 2020 | 12:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro membalas komentar Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait pertemuan keduanya.

Pada Senin (22/6), Trump mengatakan hanya akan bertemu Maduro jika Presiden Venezuela tersebut turun dari kekuasaannya.

"Saya akan bertemu Maduro untuk membahas satu hal, lengser secara damai!" tekan Trump.


Pernyataan tersebut sebagai tampikan bahwa ia telah mundur dari dukungannya terhadap pemimpin oposisi, Juan Guaido.
Menanggapi komentar Trump, Maduro pada hari yang sama mengatakan ia bersedia untuk bertemu dengan Trump jika perlu. Namun pertemuan tersebut akan dilakukan dalam acara kenegaraan, bukan seperti yang diinginkan Trump.

"Saya akan bertemu dengan Presiden Donald Trump persis ketika saya bertemu dengan (mantan Wakil Presiden AS Joe) Biden," ujar Maduro seperti dikutip Anadolu Agency.

Pertemuan Maduro dan Biden sendiri terjadi pada 201, ketika upacara pelantikan Presiden Brasil, Dilma Rousseff untuk masa jabatan keduanya.

Di sana, Maduro mengatakan, ia dan Biden berbicara panjang lebar dengan cara yang sopan.

Sementara itu, Gedung Putih sendiri menyatakan, AS masih akan terus memberikan dukungan pada Guaido.

"Tidak ada yang berubah. Dia (Trump) terus mengakui Juan Guido sebagai pemimpin Venezuela," ujar jurubicara Kayleigh McEnany.

Hubungan diplomatik AS dan Venezuela menjadi sangat buruk sejak 2019, ketika Guaido menyerukan agar Maduro muncur dari kekuasaannya karena dianggap gagal menangani krisis ekonomi.

Pada saat itu, harga minyak mentah yang menjadi penghasil uang Venezuela terdepresi. Di sisi lain, AS memulai kampanye untuk menjatuhkan kekuasaan Maduro dengan berbagai tekanan ekonomi.

Alhasil, AS mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela dan berusaha membantunya mangambil alih kekuasaan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya