Berita

Anies Baswedan mengakui tak mudah menangani penyebaran corona di wilayah pasar tradisional/RMOL

Nusantara

Pedagang Banyak Terpapar, Anies Akui Sulit Kendalikan Kasus Corona Di Pasar

SENIN, 22 JUNI 2020 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai tempat yang kerap terjadi kerumunan, tak heran jika ada sejumlah pedagang pasar tradisional di DKI Jakarta yang dinyatakan positif virus corona baru alias Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengakui bahwa penanganan virus corona di pasar tradisional memang termasuk sulit dikendalikan.

"Tapi benar, pasar itu paling kompleks pengendaliannya (Covid-19)," kata Anies usai memperingati HUT Kota Jakarta ke-493 di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (22/6).


Namun demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta kepada seluruh pihak untuk melihat penanganan kasus corona di kawasan pasar tradisional secara menyeluruh.

"Kita punya 153 pasar. Kadang-kadang satu kasus satu hari ramai. Kita harus lihat keseluruhan dan secara umum terkendali," tuturnya.

Anies menambahkan, secara umum kasus Covid-19 di Ibukota sudah cukup terkendali. Orang nomor satu di Jakarta ini pun menyakini pada hari-hari ke depan kasus Covid-19 di Jakarta akan semakin menurun.

"Laporan dari Tim Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia yang menyampaikan bahwa dua minggu masa transisi wabah terkendali di Jakarta," tuturnya.

"Dan dilaporkan bahwa ketika direview khawatir ada lonjakan, tidak terjadi. Justru angka Rnya menjadi 0,9. Sesuatu yang menunjukkan bahwa ini (hasil) kerja keras seluruh masyarakat Jakarta," pungkas Anies.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya