Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Penunjukan Jenderal Aktif TNI/Polri Jadi Komisaris Bukti Kurangnya Itikad Erick Thohir Perbaiki BUMN

SENIN, 22 JUNI 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ditunjuknya jenderal TNI/Polri aktif menjadi Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan belum ada itikad baik dari Erick Thohir untuk memperbaiki badan usaha negara seperti target kerja yang kerap disampaikan sejak awal dilantik sebagai menteri.

Demikian disampaikan Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim saat berbincang dengan Kantor berita Politik RMOL, Senin (22/6).

Menurut Yuko -sapaan akrabnya-, BUMN sejak awal dibentuk oleh negara memiliki tugas untuk mencari laba. Artinya orientasinya bisnis, sehingga yang mengelola  adalah orang-orang profesional di bidangnya.  


"Kalau selama ini kesannya komisaris itu jabatan yang hanya jadi alat bagi-bagi kekuasaan saja, seperti relawan, pensiunan dan apapun yang lain, apalagi ini aktif jenderal aktif. Makanya ini sedikit kita pertanyakan kebijakan ini, kok bisa orang-orang yang gak firm menempati (Jenderal aktif menempati Komisaris)," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/6).

Lebih lanjut, dosen ilmu politik Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ini meminta Erick Thohir selaku pemimpin tertinggi di BUMN untuk menjelaskan kepada publik apa yang menjadi dasar penempatan para perwira tiggi dari unsur TNI/Polri.

Yuko menjelaskan, sejak awal publik mempunyai harapan besar kepada Erick Thohir. Sebagai pengusaha suskses masyarakat berharap BUMN di periode kepemimpina Presien Jokowi ini tata kelola badan usaha milik negara ini memiliki kinerja seperti perusahaan swasta.

"Dasar penempatan personelnya apa, itikad Erick Thohir untuk membangun ke arah BUMN lebih baik sangat kurang. Ekpektasi utama publik Erick itu pengusaha, ditunjuknya jadi menteri ya memperbaiki BUMN sehingga memiliki kinerja seperti swasta, nyatanya nggak ada," demikian kata Magister Politik Universitas Indonesia ini.

Beberapa jenderal aktif yang menempati jabatan Komisaris BUMN  diantaranya: Komjen Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris PT Aneka Tambang. Selain itu, Marsekal Madya Andi Pahril Pawi dan Irjen Carlo Brix Tweu sebagai Komisaris di Bukit Asam.

Jenderal aktif lainnya, Achmad Djamaluddin dan Irjen Arman Depari yang menempati Komisaris Pelindo I.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya