Berita

Analis Politik Kedai Kopi, Hendri Satrio/Net

Politik

Usia Jadi Syarat Masuk Calon Siswa, Hensat: Rada Ajaib Kebijakannya, Nggak Perlu Pinter Yang Penting Tua

SENIN, 22 JUNI 2020 | 00:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Mendikbud 44/2019 tentang Penerimaan Peserta didik baru pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Aturan Mendikbud Nadiem Makariem memberi ketentuan jika jarak calon siswa sama dari rumahnya, yang menjadi pertimbangan adalah usia setiap calon siswa.

Aturan itu pun mendapatkan sorotan dari Analis Politik Kedai Kopi Hendri Satrio, Minggu Malam (21/6).


Melalui laman twitternya ia mengekspresikan keheranan atas kebijakan Mendikbud. Menurutnya, kebijakan Nadiem ajaib karena menerima siswa berdasarkan usia bukan kemampuan intlektual calon siswa.

"Menteri Pendidikan ini rada ajaib ya kebijakannya, penerimaan siswa Baru SMP ke SMA berdasarkan umur, urut umur, nggak perlu pinter yang penting tua maka dapat kesempatan diterima di SMA Negeri. Ni maksudnya apa sih @Kemdikbud_RI ? Hore banget deh Mas Menteri," demikian cuitan Hendri Satrio Minggu malam (21/6).

Dalam Pasal 25 ayat 2, Permendikbus 44/2019 disebutkan bahwa jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir yaitu menggunakan usia peserta didik yang lebih tuas berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya