Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke Jokowi, Luhut Teringat Pesan Untuk Pro Kepentingan Rakyat

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 08:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo genap berusia 59 tahun tepat pada hari ini, Minggu (21/6). Sejumlah kalangan masyarakat berbondong-bondong menyampaikan ucapan kepada sang presiden, termasuk para menteri Kabinet Indonesia Maju.

Salah satunya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan yang ikut menyampaikan ucapan selamat ke Presiden Jokowi.

“Selamat ulang tahun ke-59, Presiden Jokowi. Tetap tegar menghadapi setiap tantangan yang kecil maupun yang besar. Tetap teguh membawa Indonesia semakin maju,” kata Luhut lewat akun media sosialnya, Minggu (21/6).


Menko dua periode ini juga menceritakan awal mula, bertemu dengan Presiden Joko Widodo 12 tahun lalu. Menurutnya, Jokowi sekarang dengan yang dahulu dia kenal tidak ada perbedaan.

“Satu hal yang tidak pernah berubah sejak pertama kali saya mengenal dan bertemu dengan Presiden Jokowi, dua belas tahun yang lalu. Dua kali pula saya mendapat kesempatan bekerja bersama beliau, karekter itu tidak pernah berubah,” katanya.

Menurutnya, karakter Jokowi yang semula dia kenal dahulu tidak berubah sedikitpun, seperti kesederhanaan dan peduli terhadap sesama.

“Beliau tetaplah sosok yang berkarakter namun kuat sederhana, dan punya kepedulian yang tinggi terhadap sesama,” imbuhya.

Dia mengingat pesan penting dari Jokowi di tengah Covid-19 ini, agar membuat kebijakan yang mengedepankan kepentingan rakyat atau pro rakyat, bukan kepentingan pribadi.

“Saya selalu ingat satu pesan yang beliau kerap kali ucapkan setiap rapat bersama kabinetnya, terutama di masa pandemik seperti saat ini. Beliau selalu berpesan untuk memperhatikan kepentingan rakyat dalam mengambil setiap kebijakan,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya