Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli (baju putih) bersama rakyat/Net

Politik

Di Sini Letak Kekuatan Utama DR. Rizal Ramli

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 06:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Nama ekonom senior, DR. Rizal Ramli sempat menjadi perbincangan publik. Terutama setelah Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menyanggupi tantangan berdebat dengan Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Debat tentang utang tersebut akhirnya batal digelar. Menko Luhut menolak undangan debat terbuka yang telah siap dipromotori oleh Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM).

Sejurus itu, publik berspekulasi bahwa Menko Luhut takut dengan kehebatan DR. Rizal Ramli. Mulai dari dugaan Luhut takut kalah, hingga takut borok kebijakan utang pemerintah terbuka.


Bukan kali ini saja DR. Rizal Ramli menerima tantangan debat pemerintah dan berujung pemerintah jilat ludah sendiri.

Rizal Ramli pernah menyanggupi tantangan Presiden Joko Widodo untuk beradu argumen dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai utang. Kala itu, debat terbuka yang telah disanggupi Rizal Ramli bertepuk sebelah tangan. Sri Mulyani maupun Joko Widodo tidak pernah mau menerima adu pikiran dan data dari Rizal Ramli.

Sumber kekuatan mantan Menko Kemaritiman itupun kini jadi tanda tanya publik.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi akhirnya mengungkap kekuatan yang dimiliki Rizal Ramli.

“Kekuatan Bang RR (Rizal Ramli) bukan hanya terletak pada ilmu dan pengalamannya. Karena soal ini mungkin ada yg bisa mengimbangi,” tegasnya kepada redaksi, Sabtu (20/6).

Namun ada kekuatan utama yang membuat Rizal Ramli akhirnya ditakuti para pejabat pemerintah. Utamanya mereka yang terindikasi menyimpang.

“Kekuatan utama Bang RR adalah keberpihakan kepada rakyat yang menjadi landasan moral setiap langkahnya,” demikian Adhie Massardi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya