Berita

Politisi Gerindra, Andre Rosiade/Net

Politik

Ingatkan Arief Poyuono, Andre Rosiade: Jangan Sampai Agenda Pribadi Merusak Partai!

SABTU, 20 JUNI 2020 | 02:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat, Andre Rosiade marah terhadap sikap Arief Poyuono yang berkali-kali offside dalam menyampaikan pernyataan.

Terakhir, Arief Poyuono melontarkan isu PKI dimainkan oleh kadal gurun (kadrun) yang mengarah kepada suatu kelompok pendukung Prabowo-Sandi pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 silam.

Legislator asal Sumbar ini mengendus ada agenda terselubung yang dimiliki Arief Poyuono yang justru menyudutkan partai besutan Prabowo Subianto tersebut di mata masyarakat.


“Jangan sampai agenda pribadi merusak partai. Kalau di partai harus ikut aturan, ikut AD/ART partai. Ikut arah kebijakan partai. Hidup di partai seperti itu,” tegas Andre kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/6).

Disinggung mengenai adanya kubu Arief Poyuono di Partai Gerindra. Andre secara tegas meminta Arief membuktikan perihal adanya kader Gerindra yang mendukungnya.

“Mana? DPC DPD mana yang mendukung dia? Coba sebut? Jangan main klaim saja!” geramnya.

Dia mengatakan, selama ini dirinya menjadi kader Partai Gerindra selalu taat terhadap aturan partai. Namun, yang ia tahu Arief Poyuono kerap melakukan pembangkangan.

“Dan saya sebagai kader Partai Gerindra sudah pernah dipanggil oleh Mahkamah Partai. Sebagai kader yang taat dan loyal, patuh terhadap partai saya datang, karena itulah mekanisme berpartai,” katanya.

“Nah, kalau yang bersangkutan tidak mau mengikuti mekanisme dan aturan partai bahkan menantang, saya usulkan ke Mahkamah Partai, kalau dia enggak dateng pecat saja, kita enggak butuh orang yang merusak Partai Gerindra,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya