Berita

Andre Rosiade dan Arief Poyuono/Net

Politik

Membangkang, Andre Rosiade Usul Arief Poyuono Ditendang Dari Gerindra

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 21:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade mengaku geram dengan sikap rekannya Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono yang menyampaikan pernyataan offside perihal isu kebangkitan PKI dimainkan oleh "kadal gurun" (kadrun) yang merujuk pada kelompok pembela Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

"Saya lihat ini Arief Poyuono ini melawan Habiburokhman (jubir Gerindra) di media, kan kurang ajar," ujar Andre Rosiade yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/6).

Andre Rosiade mengaku dikomplain banyak kalangan masyarakat. Terutama di daerah pemilihannya di Sumbar atas sikap ngawur Arief Poyuono tersebut.


"Jadi gini, saya ketua DPD Gerindra di Sumbar, banyak mendapatkan protes dari kader Gerindra di Sumbar. Kedua, saya dapat protes dari masyarakat pemilihan saya di Sumbar. Yang ketiga banyak masyarakat di Indonesia baik secara langsung maupun di media sosial mengkomplain saya," tuturnya.

"Saya melihat banyak yang mengkomplain kami (Gerindra), bahkan ada tagar tenggelamkan Gerindra," ucap Andre Rosiade menambahkan.

Selama ini, Arief Poyuono melakukan pembangkangan terhadap partai dengan melontarkan pernyataan offside yang justru menyudutkan partainya sendiri, padahal telah masuk ke dalam koalisi pemerintah.

Andre Rosiade pun mengatakan Arief Poyuono tidak memiliki itikad baik untuk memperbaiki kesalahannya yang berulang tersebut.

"Saya melihat tidak ada itikad baik dari Saudara Arief Puyuono, malah seakan-akan menantang Bang Habiburokhman secara terbuka. Padahal Bang Habib itu jurubicara partai, yang berhak menyatakan sikap partai," tegasnya.

"Sudah berulang kali Partai Gerindra melalui sosial media menyampaikan kepada publik bahwa Arief Poyuono tidak menggambar pernyataan partai," lanjut Andre Rosiade.

Atas dasar menampung aspirasi masyarakat yang resah terhadap Arief Poyuono, Andre Rosiade pun mengusulkan agar yang bersangkutan ditendang dari partai.

"Saya mengusulkan kepada mahkamah partai, saya membaca, mendengar bahwa yang bersangkutan melakukan perlawanan dan menyatakan tidak akan datang ke mahkamah partai, ya saya usulkan ke partai, ini keresahan masyarakat, keresahan partai. Kalau memang yang bersangkutan tidak mebgikuti aturan partai, tidak loyal dengan aturan partai, ya saya usulkan sanksi pemecatan," demikian Andre Rosiade.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya