Berita

Marketing Manager Rajawali Emas, Kathleen Angelica/Ist

Bisnis

Sempat Terpukul Akibat Covid-19, Kathleen Angelica Optimis Pasar Elektronik Kembali Bangkit

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 01:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam menekan laju penularan wabah Covid-19 turut berdampak pada sektor perekonomian di berbagai bidang, tak terkecuali sektor elektronik yang banyak menutup usahanya dalam beberapa bulan.

"Angka pertumbuhan pasar elektronik cukup terpukul dengan adanya wabah Covid-19," kata Marketing Manager Rajawali Emas, Kathleen Angelica dalam siaran persnya, Kamis (18/6).

Namun demikian, ia memprediksi penurunan pasar industri elektronik di Kuartal I/2020 akan bangkit di kuartal II/2020. Dengan beragam strategi seperti superior performance, diyakini pertumbuhan akan naik 12% di kuartal II.


"Kita sangat optimis dengan strategi yang tepat, penjualan pasti meningkat walaupun ada Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, peluang pasar elektronik akan menjanjikan karena melihat kecenderungan kaum milenial yang tak bisa lepas dari barang-barang elektronik dalam kesehariannya. Hal inilah yang bisa menjadi poin penting para pelaku usaha bidang elektronik, termasuk Rajawali Emas selaku multi brand electronic national distribution company beragam merek.

Di sisi lain, ia tetap menganjurkan kepada seluruh jaringan outlet yang berafiliasi ke PT Rajawali Emas tetap menerapkan aturan-aturan kesehatan di tengah pandemik ini.

"Memasuki era new normal tetap kami anjurkan agar jaringan outlet yang berafiliasi ke kami tetap mematuhi protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan WHO maupun pemerintah kita. Protokol kesehatan kita jalankan, usaha lancar," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya