Berita

Rapat Paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6)/RMOL

Politik

287 Anggota DPR Absen Dari Rapat Paripurna Yang Dihadiri Sri Mulyani

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 15:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rapat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar Rapat Paripurna terkait tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2021.

Rapat dihadiri oleh 288 anggota dewan, 217 anggota hadir secara fisik dan 71 hadir melalui virtual. Sisanya, sekitar 287 dianggap absen alias tidak mengikuti rapat baik secara fisik maupun virtual.

"Berdasarkan catatan kesekjenan telah dihadiri oleh 288 anggota dan 217 secara fisik dan telah dihadiri oleh 9 fraksi," kata Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin saat membuka Rapat Paripurna, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6). 


Aziz Syamsuddin mengatakan, berdasarkan mekanisme persidangan Rapat Paripurna telah dinyatakan kuorum dan dapat dilanjutkan. Sementara dari pemerintah diwakili oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Karena telah memenuhi kuorum, maka Rapat Paripurna hari ini dibuka dan terbuka untuk umum," ucap Aziz Syamsuddin. 

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, turut hadir di meja pimpinan DPR RI Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel.

Hingga berita ini diturunkan, Rapat Paripurna masih berlanjut dengan agenda tanggapan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tentang Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2021. 

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya