Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat terima bantuan dari Sampoerna dan Yayasan Rumah Kita Kamis (18/6)/RMOL

Nusantara

Terima Bantuan Alkes Dari Sampoerna, Ganjar Pranowo: Mari Kita Saling Membantu

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sampoerna bersama Yayasan Rumah Kita terus bergerak memberikan dukungan kepada petugas medis yang sedang menangani pasien virus corona baru (Covid-19). Setelah diberikan pada Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur, kali ini bantuan disalurkan kepada Provinsi Jawa Tengah.

Di Jawa Tengah, Sampoerna mendistribusikan 7.500 masker kain, 650 baju hazmat, 155 alat pelindung diri, dan 250 face shield bagi tenaga medis di lingkungan Jawa Tengah.

Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Mugassari Semarang, Kamis (18/6).


Saat menerima bantuan, Gubernur Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Sampoerna dan yayasan rumah kita.

Politisi PDIP itu berharap, seluruh unit usaha Sampoerna ditata sesuai protokol kesehatan agar nanti seluruh pekerja terlindungi.

"Saya berharap seluruh unit usaha Sampoerna menata sesuai protokol kesehatan agar nanti ketika pegawai kembali bekerja terjaga kesehatannya," ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, bantuan berupa APD dari Sampoerna dan Yayasan Rumah Kita akan segera disalurkan kepada rumah sakit, puskesmas dan klinik sebagai lini depan penanganan virus.

"Bantuan ini pasti akan sangat berharga dan kita mulai didistribusikan kepada lini paling depan seperti Puskesmas dan klinik karena kita tidak pernah tahu dengan OTG dan cara penularannya," terang Ganjar.

Gubernur Ganjar berharap dengan adanya pandemik Covid-19  semakin mengasah kepedulian dan rasa kemanusiaan antar sesama warga. Yang dibutuhkan adalah saling membantu dan memberikan dukungan.

"Mari kita saling membantu dan jangan pernah melihat apa sukumu, agamamu, kelompokmu, dan daerahmu. Hal yang kita butuhkan adalah rasa kemanusiaan untuk bersama-sama saling mendukung," ungkap Gubernur Ganjar

Kukuh Dwi Tristanto yang menjadi perwakilan Sampoerna mengatakan bahwa Jawa Tengah adalah lokasi strategis dan mejadi mitra utama Sampoerna.

"Jawa Tengah menjadi lokasi yang strategis bagi kami dimana nanyak mitra baik suplai tembakau, produksi maupun pemasaran tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah.  Harapannya dengan banruan ini supaya bisa memberikan penguatan kepada petugas medis dalam upaya menanggulangi bencana Covid-19," Terang Kukuh yang juga kepala departmen hubungan regional.

Sementara itu Direktur Yayasan Rumah Kita, Andrianus Uran mengungkapkan bantuan ini merupakan komitmen Sampoerna dengan Yayasan Rumah untuk terus memberikan dukungan terhadap tim medis dalam penanganan Covid-19.

"Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah ketiga yang kami sasar. Sebelumnya Jawa Barat, Jawa Timur, dan kemudian sekarang Jawa Tengah," terangnya.

Menurut Andrianus, bantuan ini diutamakan dalam bentuk APD untuk tenaga medis dalam upaya menjaga kesehatan saat bersentuhan dengan pasien Covid-19.

"Bantuan ini kita berikan lebih kepada bagaiamana melindungi teman-teman tenaga medis, yang saat ini menjadi ujung tombak dari pengendalian penularan Covid-19," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya